Wednesday, 27 August 2014

palestin

palestin

Masyarakat Palestin di Jerusalem mengalami peningkatan terbesar dalam penahanan sejak Intifada Kedua, dengan peningkatan yang ketara dalam kekejaman polis Israel dan hukuman kolektif kejiranan keseluruhan, organisasi tempatan mengatakan. Read more: http://www.maannews.net/eng /ViewDetails.aspx? ID = 723567

Palestin


Maariv: Dalam meraikan di Gaza "Alkapent" mencurahkan kemarahan mereka pada Netanyahu, yang membuat keputusan itu tanpa persetujuan mereka

Palestin

Pengulas terkemuka Israel Ben Caspit melancarkan Serangan Besar Terhadap kepimpinan Israel, tertanya-tanya: "Bagaimana Kita Penyengat realiti Jogja, bagaimana dia hendaknya Berjaya menganjurkan Satu pendirian Yang Kecil Untuk lebih lagi daripada 50 hari Dalam Menghadapi kuasa serantau Yang Paling menonjol di Timur Tengah.

Palestin

Palestin

Yossi PRK" penganalisis politik "Haaretz" Ibrani: Gaza bukan sahaja memerlukan pembinaan semula, tetapi Netanyahu juga perlu untuk membina semula keperibadiannya, yang dibina pada tahun-tahun bahawa dia sedang berjuang rintangan dan dipukul, hari ini yang bekerja keras bagi memulihkan keyakinan orang ramai terhadap dia dan kemahuan ini mudah


Di saat-saat ini .. Israel dibenarkan berpuluh-puluh trak sarat dengan barangan dan makanan ke Semenanjung Gaza melalui Kerem Abu Salem

في هذه اللحظات .. الاحتلال الإسرائيلي يسمح بدخول عشرات الشاحنات المحملة بالبضائع والمواد الغذائية لقطاع غزة عبر معبر كرم ابوسالم.

Gaza



Inspecting the ruins of the al Basha building, Gaza City.

3 Alasan Mengapa Zionis Israel Menyerah

Poster kemenangan Gaza

Zionis Israel telah mengibarkan bendera putih. Negara Yahudi itu akhirnya menyepakati gencatan senjata jangka panjang dengan menyetujui syarat-syarat yang diajukan Hamas. Diantaranya adalah mencabut blokade atas Gaza.

Mengapa Zionis akhirnya menyerah? Berikut 3 catatan penting di balik menyerahnya Zionis Israel seperti dirilis sahabatalaqsha.com:

RAKYAT YAHUDI ZIONIS SEMAKIN MERASA GAGAL DAN KETAKUTAN 

Senin (25/8), Netanyahu dan kabinetnya rapat lagi untuk membicarakan gencatan karena mereka sudah terpaksa. Berbagai kerusakan besar sudah terjadi akibat roket-roket Hamas, termasuk tewasnya seorang bocah bernama Daniel Tregerman – 4 tahun. Bocah suci ini tinggal di Nahal Oz di pinggiran perbatasan Gaza yang paling sering dihujani roket. Dalam sehari hujan roket Mujahidin ke berbagai kota, bahkan yang jauh seperti Haifa, merusak banyak sekali aktivitas sosial dan ekonomi warga Yahudi.

Dukungan terhadap perang terhadap Gaza ini sudah merosot – dari 82 persen di awal agresi selama 51 hari ini, turun jadi 38 persen. Netanyahu semakin tidak populer. Kenapa?

Karena rakyatnya menyadari, kalau sekedar membunuh dan membunuh tidak berhasil menghentikan Mujahidin. Sudah jelas, pembantaian demi pembantaian tidak berhasil mematahkan kokohnya persatuan rakyat dan kepemimpinan Hamas.

Netanyahu kebingungan hendak berbuat apa terus saja memerintahkan pembantaian. Bukan perang seperti ini yang diinginkan rakyatnya: Mereka ingin perang yang langsung mematikan Hamas dan menaklukkan Gaza sehingga kembali di bawah penjajahan mereka. Ini gagal total. Rakyat Yahudi Zionis menyadari, janji Netanyahu akan “mengembalikan quiet and security” sudah gagal – perang 7 minggu membuat mereka terus menerus tak aman, dan mereka sadar meneruskan perang tidak akan mengembalikan quiet and security itu.

MUJAHIDIN TERNYATA MAMPU BERTAHAN LAMA DAN BAHKAN BERTAMBAH KUAT

Sudah 7 minggu, Al-Qassam dan para Mujahidin Perlawanan lainnya masih mampu terus berperang dan bahkan sudah mulai mengadakan serangan bersama. Hari ini (26/8), misalnya, Al-Qassam melancarkan roket bersama dengan Detasemen Al-Quds.

Semakin lama, derajat kerusakan yang dilancarkan oleh Al-Qassam semakin serius – dibandingkan di hari-hari pertama perang Ashful Ma’kul ketika satu roket yang mengenai rumah seorang Yahudi mungkin hanya sekedar memecahkan jendela.

Dalam beberapa hari terakhir ini, foto-foto kerusakan lebih serius sperti mobil dan rumah yang hancur sudah mulai bermunculan sehingga orang yang mengamati akan tahu: kualitas persenjataan yang dipakai oleh Qassam semakin powerful.

Bukan tak mungkin ini adalah taktik perang Mujahidin: yang ditembakkan di awal-awal perang adalah yang hanya akan bikin ‘Israel’ kelabakan dan panik gunakan rudal-rudal intersepsi Iron Dome yang sangat mahal sampai akhirnya ‘Israel’ mulai kehabisan persenjataan.

Begitu kelihatan mulai kewalahan, barulah Mujahidin gunakan roket-roket yang jauh lebih perkasa sehingga sampai ke Tel Aviv dan Haifa dan sebabkan kerusakan serius.

Hamas beberapa tahun lalu dianggap sekedar “sekelompok teroris amatir” dengan roket dari pipa paralon. Tapi di awal perang Qassam langsung memberikan kejutan demi kejutan bukan saja berupa persenjataan baru tapi juga berbagai taktik militer yang tak pernah diduga sama sekali oleh Zionis termasuk mengimkan pasukan ke belakang garis musuh dan membunuh sekian banyak tentara.

Jangan lupa: sampai sekarang masih ada serdadu zionis bernama Shaul Oron yang ditangkap dan berada dalam tawanan Al-Qassam. Rahasia Total.

ISRAEL KINI SERBA TERJEPIT DAN TAK PUNYA ALTERNATIF SELAIN GENCATAN SENJATA

Posisi Israel saat ini serba terjepit: Mau lakukan serangan udara terus berarti habiskan persenjataan mereka sementara kiriman baru dari AS belum datang. Mau terus menangkis roket Mujahidin juga habiskan arsenal mereka.

Mau lakukan lagi serangan darat sama saja dengan bunuh diri karena hampir 100 persen dari seluruh serdadu Zionis yang mati itu benar-benar mati saat perang darat lawan Mujahidin. Jumlah serdadu mati yang mereka akui sendiri ada lebih dari 300 orang. Jumlah yang disiarkan Kantor Berita Syahab hampir 500 orang. Seratus diantaranya bunuh diri.

Al-Qassam berhasil pula membuat Zionis Israel ‘mati tagak’ (mati berdiri, kata orang Minang). Persenjataan senilai miliaran dolar sudah mereka habiskan sampai harus mengemis-ngemis minta dikirimi arsenal baru dari US. Ekonomi hancur berantakan: sejumlah penerbangan dari dan ke Bandara Internasional Ben Gurion harus dibatalkan. Pariwisata langsung layu. Banyak orang Yahudi memilih segera liburan meninggalkan ‘Israel’ yang selama ini dijual dan dipromosikan sebagai tempat ‘hijrah’ orang Yahudi dari seluruh dunia.

Dalam sejarahnya, belum pernah Zionis Israel kalah setelak ini. Tidak ada satu orang pun Yahudi di tanah Palestina yang mereka jajah itu percaya bahwa mereka dalam keadaan aman. Semua orang Yahudi di tanah jajahan mereka sadar, mereka dalam keadaan bahaya dan sewaktu-waktu dapat menjadi mangsa roket Mujahidin. Mujahidin Hamas berhasil menjadikan warga Yahudi sekarang ini merasa stress ketakutan di rumah dan tanah yang mereka rampok sendiri sejak 1948.

Pilihan mereka hanyalah menghentikan blokade atas Gaza dan pada waktunya menghentikan penjajahan atas Palestina (yang sekarang belum kelihatan tapi sudah nampak tunas-tunasnya karena pergolakan rakyat Palestina di Occupied Territory sudah makin subur).

Pada Selasa (26/8), Dr Musa Abu Marzuq dan kawan-kawan kembali ke meja perundingan dan Allah izinkan berhasil mendesakkan formulasi gencatan senjata yang disebutkan di atas.

Kalau ada anggapan, gencatan senjata kali ini karena Netanyahu didesak sana-sini termasuk AS, maka kita bisa mengatakan: Gencatan ini adalah kemenangan dari Allah bagi para Mujahidin yang berhasil memaksa ‘israel’ mencari gencatan senjata.

Kabar baik yang paling benar hanya dari Allah:
“Dan Allah tidak menjadikan pemberian bala bantuan itu melainkan sebagai kabar gembira bagi (kemenangan)mu, dan agar tenteram hatimu karenanya. Dan kemenanganmu itu hanyalah dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (terjemah Kalimat Allah dalam surat Aali Imran ayat 126)

Maha Benar Allah atas Segala Kalimat-Nya. [Sahabat Al-Aqsha]

palestin

Saya Daliya Khaliyfa, 8 Y / O 
saya telah cedera akibat pengeboman Israel ke atas rumah saya utara Gaza 
saya mengalami banyak mencederakan dalam badan saya 
yang anda fikir, saya masih cukup? 
Tetapi saya boleh menjawab anda oleh diri saya sendiri, i bersumpah bahawa anda mempunyai gadis paling sebelum i pernah lihat dalam hidup saya, dan apa yang ada di muka anda hanya kemuliaan bagi kita semua di Palestin, anda masih yang paling indah dengan senyuman besar anda.

palestin

Apabila anda hidup di bawah pendudukan yang anda mempunyai hak untuk menahan dalam semua cara yang anda boleh, ini bukanlah satu keganasan ini adalah kewajipan. 
Tetapi sekarang saya mesti mengatakan Tahniah bagi mereka pejuang yang membahayakan nyawa mereka untuk melindungi rakyat Palestin, yang membawa kemenangan dan maruah bukan sahaja untuk Gaza tetapi untuk semua rakyat Palestin di seluruh dunia, dan selebihnya dalam keamanan untuk orang lain yang terbunuh dalam perjuangan dan serangan Israel ke atas rakyat Palestin.

Pembela Gaza kini tersenyum...

- Foto Ihsan Shehab News Agency
- Foto Ihsan Shehab News Agency
KUALA LUMPUR - Suasana pagi Rabu ini begitu indah bagi Mohamad Alherbawi dan dia berbual dengan penuh bersemangat.

Sejak subuh lagi, pengarah media Pertubuhan Kebudayaan Palestin Malaysia (PCOM) berpejabat di Kuala Lumpur ini sibuk menghantar mesej kepada semua kenalannya melalui telefon bimbit.
  
"Gencatan senjata berkekalan baru sahaja berkuat kuasa di Gaza sebentar tadi (7 malam waktu Palestin dan 12 tengah malam waktu Malaysia), yang menamatkan satu peperangan dahsyat selama 50 hari di Gaza," katanya dalam mesej kepada Bernama.
  
Sejak tentera Israel mula melancarkan serangan kejamnya di semenanjung Gaza pada 8 Julai, lebih 2,000 nyawa melayang, 10,800 orang cedera, 15,700 rumah musnah, 29 hospital dan 221 sekolah dibedil.
  
Mohamad berkata walaupun dilanda kemusnahan teruk, masyarakat Palestin di sini amat gembira kerana gencatan senjata tercapai juga akhirnya.
  
"Biar apapun yang mereka lakukan, Israel gagal mencapai sebarang objektifnya melalui perang itu, kekentalan semangat rakyat kami di Gaza dan keberanian kami dalam menentang mereka, berjaya menamatkan apa yang dikenali sebagai 'kekuatan tentera Israel yang tidak boleh dipatahkan' untuk selama-lamanya," kata beliau.

Menurut Mohamad, pengunduran tentera Israel dan kegagalan mereka dalam perang itu, dirayakan rakyat Palestin dengan memenuhi jalan raya di Gaza dan pemandu kenderaan membunyikan hon, manakala bunyi tembakan kedengaran di sana sini sebagai tanda meraikan suatu kemenangan.
  
Kegembiraan luar biasa itu dikongsi netizen di seluruh dunia, yang memberi komen mereka melalui media sosial.
  
Dalam laman Twitternya, @kundisanwai menulis 'Gaza membara sejak empat jam lepas, tapi kali ini dengan sambutan, bukan letupan.'
  
Gencatan senjata itu bagaimanapun mengejutkan banyak pihak kerana mereka sukar mempercayai bahawa Hamas dari Palestin dan Israel akhirnya bersetuju untuk mengadakan gencatan senjata jangka panjang.
  
@Farah_Gazan menulis: 'Bolekah sesiapa percaya bahawa perang sudah berakhir?'
  
Sementara itu, pengerusi lembaga pengarah PCOM Muslim Imran percaya kemenangan yang dicapai itu merupakan satu langkah ke arah pembebasan semua tanah Palestin.
  
"Kami ucap terima kasih kepada semua warga dunia yang berdiri teguh bersama Gaza ketika perang dulu. Usaha dan keprihatinan anda amat bermakna bagi kami," katanya.
  
Reuters hari ini melaporkan para pegawai Palestin dan Mesir sebagai berkata perjanjian berkenaan, yang usahakan di Kaherah, menyeru agar permusuhan segera ditamatkan, sekatan di sempadan Gaza, Israel dan Mesir segera ditarik balik dan zon tangkapan ikan di Laut Mediterranean diperluaskan.
   
Agensi berita itu juga melaporkan bahawa dalam peringkat kedua gencatan senjata itu yang akan bermula sebulan kemudian, Israel dan Palestin akan berbincang tentang pembinaan sebuah pelabuhan laut di Gaza dan pembebasan pejuang Hamas yang dipenjarakan Israel di Tebing Barat yang diduduki, mungkin sebagai pertukaran bagi mayat dua askar Israel yang dipercayai disimpan Hamas.
  
Gencatan senjata itu juga akan membuka jalan kepada penghantaran bantuan kemanusiaan daripada orang awam dari luar Gaza. - Bernama

Hamas: Kenyataan kebanggaan dan kemenangan


. | .
وَيَوْمَئِذٍ يَفْرَحُ الْمُؤْمِنُونَ بِنَصْرِ اللَّهِ يَنصُرُ مَن يَشَاء وَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ}
"Dan pada hari itu bergembiralah orang beriman dengan pertolongan Allah. Dia telah memenangkan sesiapa yang dikehendaki dan Dia adalah yang Maha Berkuasa lagi Maha Mengasihi".
Kenyataan Kebanggaan dan Kemenangan
(Rakyat yang mencipta kemenangan mereka)
Perpaduan rakyat kami bersama para pejuang dan ketahanan mereka mempertahankan tanah air menjadikan mereka berjaya melawan musuh, menghadapi segala pertaruhan dan mencipta kemenangan ke atas tentera Zionis.
Israel yang zalim telah memaksa peperangan ke atas rakyat Gaza di bawah penglihatan seluruh dunia. Mereka telah memulakannya dengan serangan bom dari udara, darat dan laut dan mereka juga menggunakan senjata haram yang telah dilarang oleh undang-undang antarabangsa sepanjang tempoh 51 hari. Sepanjang tempoh itu, mereka telah meletupkan rumah-rumah, sekolah-sekolah, masjid-masjid, kawasan pertanian, menara, serta pembunuhan beramai-ramai terhadap orang awam. Mereka juga membunuh kesemua ahli keluarga, dan jumlah yang terkorban melebihi 2100 orang syahid dan lebih 11 ribu orang cedera. Kebanyakannya ialah kanak-kanak, wanita dan warga emas.
Di tengah-tengah peperangan tidak adil yang dilancarkan oleh Israel ini, dan bersama dengan mereka pertolongan daripada kuasa-kuasa besar dunia yang membenarkan jenayah yang mereka lakukan, di hadapan kelemahan dan kehinaan Liga Arab yang tidak melakukan apa-apa, di tengah-tengah semua itu, pejuang palestin telah berjaya mencapai kemenangan bersama sayap ketenteraannya, dan yang paling kuat iaitu Briged Izuddin Al-qassam dan Saraya Al-Quds. Mereka dengan izin Allah yang utamanya dan dengan keperwiraan mereka telah mampu mempertahankan rakyat dan melakukan serangan balas terhadap musuh. Tentera Zionis telah menjadi kecut dan perasaan itu telah menebal dalam diri mereka. Mereka takut nasib diri mereka samada terbunuh atau tercedera atau diculik. Sebaliknya, pejuang Gaza dan rakyatnya yang berada di belakang mereka telah berjaya mencipta perpaduan, kerjasama, ketahanan, pengorbanan dan keperwiraan. Mereka telah berjaya menghancurkan penipuan yang dilakukan tentera Zionis, menggagalkan konspirasi dan mimpi indah penceroboh rakyat Palestin. Operasi mereka ialah kebangkitan untuk mencapai kemenangan dalam peperangan "Dedaun Hancur" pada kali ini.
Wahai sekalian rakyat Palestin,
Kami dalam gerakan Hamas berdiri pada hari ini penuh pujian dan kesyukuran kepada pemberi kemenangan yang nyata iaitu Allah subhanahu wa taala, maka ini adalah hari untuk tunduk patuh kepada Allah, dan juga untuk memuliakan keupayaan rakyat kami, rakyat Palestin dalam keteguhan dalam menghadapi cabaran, dan pengepungan yang berada di sekeliling pejuang-pejuang dari dalam dan luar.
Sesungguhnya kami dalam gerakan Hamas apabila mengisytiharkan kemenangan rakyat kami dan para pejuangnya yang perkasa, kami akan menyebut dengan penuh penghormatan dan penghargaan kepada roh-roh suci yang telah pulang ke sisi tuhanNya yang terdiri daripada kanak-kanak, wanita, lelaki, dan keluarga- keluarga yang telah mempertaruhkan darah-darah mereka yang suci dengan penuh kesabaran dan pengharapan sebagai bayaran untuk mendapatkan hak-hak mereka iaitu kebebasan dan kehidupan yang mulia.
Peperangan al-Asf al-Ma'kul ini juga telah membuktikan bahawa keseluruhan rakyat kami di Gaza, Tebing Barat, Al-Quds, tanah terjajah tahun 1948, Negev, Galilee, dan Diaspora adalah satu jasad yang sama, yang hidup kerana memperjuangkan satu isu yang sama, iaitu menghapuskan penjajahan dan membebaskan bumi ini dan Jerusalem.
Sesungguhnya kami di dalam gerakan HAMAS dan pada hari kemenangan yang nyata dalam peperangan Al-‘Asful Ma’kul (Dedaun Hancur Dimakan Ulat) ini, kami ingin berdiri memberi penghormatan dan kemuliaan di hadapan rakyat Palestin atas pengorbanan jasad-jasad dan sifat keperwiraan yang ditonjolkan mereka pada kebersamaannya bersama pejuang Palestin. Kami ingin mennyatakan beberapa perkara berikut :
1. Pejuang Palestin telah menang dari sudut ketenteraan walaupun sebelum berakhirnya perang ini.
-Pada hari mereka berdiri di hadapan senjata keganasan Zionis penjajah, mereka tetap cekal mempertahankan rakyatnya dan musuh telah menderita dengan sebesar-besar kerugian yang mereka terima.
-Mereka juga telah menggagalkan objektif serta kehendak musuh mereka pada kali ini dan menjadikannya hancur berkecai.
-Kemampuan pejuang Palestin untuk menyakitkan musuh serta mengejutkan mereka dengan beberapa perkara seperti kekuatannya, ciptaannya, perkembangan senjatanya, terowong-terowongnya, keberanian tenteranya, operasi-operasinya yang menyelinap di belakang musuh.
Mereka telah menang (dengan kurniaan Allah) pada peperangan kali ini dari banyak siri-siri peperangan kami bersama penjajah dalam membebaskan tanah suci kami sebelum ini.
2. Pejuang Palestin tetap berdiri teguh dari sudut politik. Mereka mempertahankan prinsip-prinsip mereka serta menjaga kepentingan rakyat mereka dan menunaikan permintaan mereka, malah dengan kehendak merekalah berakhirnya pengepungan ini. Mereka juga semakin kuat dari sudut media. Mereka telah memalukan Israel dengan membongkar segala jenayah-jenayah mereka dan menyebarkan audio-audio dan gambar-gambar perbuatan tentera-tentera mereka. Pejuang Palestin juga telah menang dari sudut akhlak, mereka hanya mensasarkan serangan pada tentera-tentera penjajah Israel dan pegawai-pegawai tentera mereka, tidak sepertimana yang dilakukan oleh tentera mereka dengan membedil rakyat-rakyat kami yang tidak bersalah.
3. Peperangan Al-‘Asful Ma’kul yang disertai oleh pejuang-pejuang Palestin dan sayap ketenteraan mereka ini telah membuktikan bahawa pejuang-pejuang ini adalah pilihan rakyat kami di dalam dan luar negara. Mereka juga mampu membalikkan timbangan manusia dalam menilai apakah ia kekuatan dan apakah ia kelemahan, mereka mampu mengubah kaedah-kaedah permainan politik dan ketenteraan, dan pada masa yang sama mereka mampu mengumpulkan rakyat-rakyat Palestin dan seluruh ummat di muka bumi ini dan menyatukannya di atas kalimah yang satu dan bendera yang satu, dan merealisasikan harapan mereka untuk membebaskan dan mengembalikan tanah suci ini. Di atas pencapaian ini, tanggungjawab kami pada hari ini adalah membina semula tanah ini dan kami akan berusaha untuk menjaganya dan membina strategi pertahanan negara yang bersepadu yang berdiri di atas asas-asasnya.
4. Sesungguhnya semua cubaan provokasi dan pembohongan yang ditujukan kepada pejuang Palestin dan rakyat kami telah gagal sama sekali. Mereka yang melakukan pembohongan itu dan yang menyokong mereka telah menanggung kekecewaan yang amat sangat. Mereka sedang meneguk kekecewaan dari gelas kehinaan bersama dengan Israel. Mereka telah tenggelam dengan kecelakaan selepas rakyat kami bersama dengan pejuangnya yang berani telah berjaya menyerang balas terhadap Israel dan menggagalkan objektifnya.
5. Sesungguhnya bumi Gaza ini adalah bumi yang suci sama seperti keseluruhan bumi Palestin yang diberkati. Seperti mana bumi ini telah disirami dengan darah syuhada' dan terkorban disebabkannya pemuda, wanita, kanak-kanak dan orang tua, dan dipertahankan oleh para pejuang yang melindungi mereka daripada perancangan musuh, seperti itu lah kami akan mempersiapkan pembinaan semula apa yang telah dihancurkan oleh Zionis dengan kebangkitan kami. Seperti mana kita telah bersama-sama mencipta kemenangan dalam peperangan ini, seperti itu jugalah kita akan sama-sama mencipta kemenangan dalam pembinaan semula Gaza dan persediaan kelengkapan sehinggalah kami mencapai kebebasan yang sempurna dengan izin Allah.
6. Sesungguhnya kami dalam gerakan HAMAS melakukan perkiraan dan penilaian tentang pendirian negara-negara Arab dan negara-negara Islam sebenar yang berdiri bersama mendukung perjuangan rakyat Palestin dan pejuangnya yang berani serta memberikan tekanan kepada Zionis agar menghentikan serangan dan menyokong hak rakyat Palestin.
7. Kami menyeru kepada pertubuhan-pertubuhan hak asasi manusia supaya mempercepatkan tindakan undang-undang terhadap pemimipin-pemimipin penjajah Israel di dalam mahkamah jenayah antarabangsa. Mereka telah melakukan pembunuhan yang sangat dahsyat sehingga mencapai kepada tahap jenayah-jenayah perang dengan menyerang rakyat-rakyat yang tidak bersalah dari kalangan kanak-kanak, wanita, orang-orang tua dan ahli keluarga yang dihapuskan semuanya.
8. Kami berterima kasih kepada setiap aktivisme yang memberi sokongan sama ada dari sudut politik, media, dan gerakan- gerakan yang besar dan luas yang menyokong rakyat Palestin dan menolak keganasan yang dilakukan Zionis ke atas Gaza dari seluruh pelusuk dunia Arab dan Islam, serta negara-negara lain seluruhnya. Kami memohon supaya bertambahnya tindak balas terhadap dakwaan kami yang adil ini, serta mendedahkan jenayah-jenayah yang telah dilakukan oleh Zionis terhadap rakyat kami, bumi kami yang suci, dan tahanan-tahanan kami.
Semoga Allah melimpahkan rahmat dan keampunannya kepada mereka yang syahid dalam kalangan kami dan mengurniakan kesembuhan yang cepat kepada mereka yang tercedera dan pembebasan kepada rakyat kami yang ditawan dan ucapan kehormat buat sayap ketenteraan pejuang Palestin dan yang paling kuat iaitu Briged Izuddin Al-Qassam.
Kami berjanji akan meneruskan jalan perjuangan yang penuh berduri ini, kami akan mencapai kemenangan demi kemenangan sehinggalah kami dapat membebaskan tanah kami yang dijajah dan pulang ke sana. Kemenangan yang jelas itu adalah dengan izin Allah SWT. Sesungguhnya bagi jihad ini, samada kemenangan atau syahid.
قُلْ بِفَضْلِ اللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَبِذَٰلِكَ فَلْيَفْرَحُوا هُوَ خَيْرٌ مِمَّا يَجْمَعُونَ
"Katakanlah dengan kurniaan Tuhanmu dan rahmatNya, maka disebabkan itulah bergembiralah kamu, sesungguhnya ia lebih baik daripada apa yang kamu kumpulkan (harta dunia)" (Surah Yunus: ayat 58)
Gerakan Kebangkitan Islam (HAMAS)
Selasa 1 Zulkaedah 1435 H
bersamaan 26 Ogos 2014 M

Hapus mitos Israel tidak boleh dikalahkan


http://greenboc.blogspot.com | .

[VIDEO] Kemenangan Hamas Hapuskan Mitos Israel Tidak Boleh Dikalahkan!

Hamas: Kita Hancurkan Mitos Pasukan yang Tak Bisa Dikalahkan

Gaza - Gerakan Perlawanan Islam (Harakah Muqawamah Islamiyah/Hamas) mengumumkan kemenangannya ke atas penjajah Israel serentak dengan pengumuman kesepakatan dalam perundingan di Mesir, Selasa (26/8/2014).

Dalam sambutannya, juru bicara Hamas, Sami Abu Zuhri, mengatakan, “Berkat kemuliaan dari Allah, pengorbanan rakyat, dan kegigihan gerakan penentangan, terutama Brigade Izzudin Al-Qassam dan gerakan-gerakan yang lain, hari ini kita menyatakan kemenangan kita atas kekuatan jahat Israel.” 
Baca di sini

Hari bersejarah, rakyat Palestin rai kemenangan


HARAKAHDAILY | .

GAZA: Rakyat Palestin melafaz rasa syukur di atas kemenangan pejuang Palestin khususnya Hamas sehingga memaksa Zionis untuk akur melaksanakan perjanjian damai bermula malam tadi.

Rata-rata mereka keluar berhimpun di jalan-jalan sambil melaungkan Allahuakbar dan mengibarkan bendera negara itu sejurus mendapat khabar tentang keputusan terbaru itu.
Penduduk Gaza yang berlindung di kem-kem pelarian juga telah mula kembali ke kampung halaman mereka selepas mengetahui berita gembira tersebut.

Mesir menjadi tuan rumah kepada perjanjian damai kali ini yang telah diusahakan sejak sebulan lalu.

Pengumuman rasmi tentang hasil rundingan kedua-dua pihak iaitu wakil pejuang Palestin dan regim Zionis itu diumum malam tadi.

Genjatan senjata bermula 7 malam waktu Al-Quds pada Selasa itu sekaligus menamatkan perang yang berlangsung 51 hari bermula 7 Julai lalu.

“Demi menjaga nyawa orang-orang tidak berdosa dan demi menjaga tertumpahnya darah, serta berdasarkan kepada inisiatif Mesir dan Kesefahaman Mesir tahun 2012, Mesir menyerukan kepada kedua belah pihak Palestin dan Zionis untuk menghentikan serangan menyeluruh dan timbal balik," lapor berita rasmi Mesir.

Perjanjian damai itu juga turut disertai dengan pembukaan semua pintu masuk ke Gaza bagi mempercepatkan proses bantuan kemanusiaan dan pembinaan kota Gaza.

Ianya sekaligus menyaksikan bahawa penjajah Israel akhirnya akur dengan tuntutan rakyat Palestin.

Sementara itu, Jurucakap Brigade Izzuddin al Qassam Abu Ubaidah menegaskan bahawa kemenangan Gaza dalam melawan penjajah Zionis merupakan penentu menuju kemenangan mutlak ke atas penjajah Zionis.

Dalam kenyataanya pagi ini Abu Ubaidah menyatakan bahawa tanggal 26 Ogos 2014 adalah kemenangan perlawanan atas penjajah Zionis.

“Kemenangan Gaza berkat kerjasama rakyat dan warganya yang setia melawan kuasa paling kuat dalam era modern di Timur Tengah," katanya.

Beliau juga berkata, Hamas sebenarnya telah menang awal lagi iaitu secara ketenteraan dalam perperangan sebelum kemenangan melalui perjanjian damai malam tadi.
Sejak serangan Zionis ke atas Gaza Julai lalu, sejumlah 2,137 rakyat Gaza gugur syahid manakala dan 11,100 lagi cedera.

- HARAKAHDAILY 27/8/2014

Gaza: Kemenangan seluruh umat Islam


HARAKAHDAILY | .
SELEPAS melalui kesengsaraan selama kira-kira 50 hari, akhirnya perjanjian damai antara Israel dan Palestine Gaza telah dicapai lewat petang semalam dalam rundingan di Kaherah. Kedua-dua pihak bersetuju untuk menamatkan pertempuran yang telah mengakibatkan lebih daripada 2,100 rakyat Palestin, kebanyakannya orang awam, 64 askar Israel dan lima orang awam di Israel terbunuh.

Perkembangan ini memberi kelegaan yang amat mendalam kepada umat Islam dan pejuang hak asasi.

“Alhamdulillah berakhirnya bulan Syawal dan masuknya bulan Zulkaedah diserikan dengan kemenangan dengan tercapainya perjanjian damai antara HAMAS dan Regim Zionis Israel yang memaksanya tunduk dengan syarat-syarat yang diletakkan oleh HAMAS.” Ulas Muhammad Khalil Abdul Hadi, Pengerusi PACS yang juga Timbalan Ketua Dewan Pemuda PAS Malaysia.

Beliau turut memetik ayat al-Quran dalam menggambarkan suasana perperangan yang melanda bumi Gaza.

"Di antara orang-orang yang beriman itu, ada yang bersikap benar menunaikan apa yang telah dijanjikannya kepada Allah (untuk berjuang membela Islam); maka di antara mereka ada yang telah selesai menjalankan janjinya itu (lalu gugur syahid), dan di antaranya ada yang menunggu giliran; dan mereka pula tidak mengubah (apa yang mereka janjikan itu) sedikitpun." Surah Al-Ahzab: 33

“Perang Gaza yang terbaru ini adalah perang yang paling lama disertai oleh Zionis Israel yang berlalu selama 52 hari. Dalam perang-perang sebelum ini menentang negara-negara Arab; Zionis Israel telah berjaya menakluk Baitulmaqdis, Bukit Jolan, Sinai dan lain-lain lagi. Akan tetapi dalam perang menentang HAMAS di Gaza tentera Zionis Israel tidak berjaya menawan walaupun seinci bumi Gaza.

“Kemenangan ini bukan sahaja kemenangan bersejarah HAMAS ke atas tentera Zionis Israel tetapi juga adalah kemenangan kepada seluruh umat Islam.

“Kemenangan ini insya-Allah akan membuka satu lembaran baru ke arah pembebasan bumi Palestin secara keseluruhannya.” Ulas beliau lagi dalam FB nya.

Sebahagian daripada perjanjian itu, kedua-dua pihak telah bersetuju untuk menangani isu-isu yang lebih kompleks membahagikan mereka - termasuk pembebasan tahanan Palestin dan permintaan Gaza untuk pelabuhan laut - melalui rundingan terus tidak langsung bermula dalam tempoh sebulan. – HARAKAHDAILY 27/8/2014

Penduduk Gaza raikan gencatan senjata jangka panjang

RABU, 27 OGOS 2014 @ 9:08 AM

PENDUDUK Gaza meraikan gencatan senjata untuk tempoh jangka panjang yang dipersetujui Israel dan Palestin semalam.
 
JURUCAKAP Hamas Fawzi Barhoum (tengah) bersama rakyat Palestin meraikan gencatan senjata untuk tempoh jangka panjang yang dipersetujui Israel dan Palestin semalam, sekali gus menamatkan pertumpahan darah selama 50 hari yang dianggap paling ganas dekad ini.
PENDUDUK Gaza meraikan gencatan senjata di jalanan.
GAZA CITY: Penduduk Gaza meraikan gencatan senjata untuk tempoh jangka panjang yang dipersetujui Israel dan Palestin semalam, sekali gus menamatkan pertumpahan darah selama 50 hari yang dianggap paling ganas dekad ini.

Perjanjian itu yang dikuatkuasakan hari ini, mengakhiri keganasan yang tercetus sejak 8 Julai lalu yang sudah mengorbankan nyawa 2,143 penduduk Palestin manakala 69 di pihak Israel.

Pihak Palestin berkata, ia adalah perjanjian gencatan senjata yang kekal manakala seorang pegawai kanak Israel pula menyifatkan " ia tanpa syarat dan tidak terhad kepada masa'.

Washington pula memberi sokongan penuh terhadap gencatan senjata terbaharu itu.

"Kami amat menyokong dengan pengumuman gencatan senjata itu," kata jurucakap Jabatan Negara, Jen Psaki.

Setiausaha Agung Pertubuhan Bangsa-Bangsa Bersatu (PBB), Ban Ki-moon menyuarakan harapan agar gencatan senjata di Gaza itu akan membuka peluang ke arah perbincangan terakhir bagi membentuk perjanjian damai Israeli-Palestinian.

Di Gaza pula, ribuan penduduk keluar di jalan raya bagi meraikan gencatan senjata terbaharu itu dengan setengahnya melepaskan tembakan ke udara iaitu terdiri daripada pejuang Hamas yang bersenjata.

Koresponden AFP melaporkan, penduduk melambai dan bertepuk tangan dengan berbaris panjang di jalan raya sambil menyanyikan lagu kemenangan. Mereka turut mengibar bendera besar Hamas berwarna hijau.

Di masjid pula, pembesar suara jelas kedengaran dengan ucapan kesyukuran dan memuji keagungan Allah apabila perang selama tujuh minggu itu tamat dengan menyaksikan 1.8 juta penduduk Palestin terpaksa meninggal rumah kerana ketakutan akibat dibom tentera Israel.

"Terima kasih kepada Allah kerana perang sudah tamat. Saya tidak percaya saya masih bernyawa bersama anak-anak kami," kata Maha Khaled berusia 32 tahun kepada AFP.

"Ia satu peperangan yang amat kejam. Saya tidak pernah sangka saya akan melihat semula keamanan," katanya.

Kenderaan pula tersekat di jalan raya apabila pemandu membunyikan hon berterusan dengan wanita dan kanak-kanak berkejaran meraikan kemenangan.

Remaja lelaki pula memanjat bumbung rumah dan bangunan sambil mengibarkan bendera. - AFP

Israel-Hamas setuju gencatan senjata terbaharu

RABU, 27 OGOS 2014 @ 9:21 AM

PRESIDEN Palestin, Mahmoud Abbas mendoakan mereka yang terkorban dalam serangan tentera Israel ke atas Semenanjung Gaza selepas berakhir sidang akhbar yang mengumumkan persetujuan gencatan senjata terbaharu bagi mengakhiri peperangan tujuh minggu di Gaza.
 
SEMENANJUNG GAZA: Israel dan Hamas hari ini mengumumkan mereka mempersetujui gencatan senjata terbaharu bagi mengakhiri peperangan tujuh minggu di Gaza yang sudah meragut nyawa lebih 2,200 orang yang kebanyakannya penduduk Palestin.

Gencatan senjata itu berkuatkuasa jam 7 malam waktu tempatan Gaza (1600 GMT), namun keganasan masih dilaporkan berlaku sehingga minit terakhir gencatan dimulakan.

Di Israel, serangan mortar yang ditembak dari Gaza dilaporkan membunuh seorang lelaki dan dua lagi parah.

Di Gaza, polis melaporkan serangan udara Israel menyebabkan satu bangunan tujuh tingkat runtuh di Pekan Beit Lahiya, iaitu bangunan tertinggi keenam diserang sejak minggu lalu.

Letupan roket Israel masih kedengaran di Gaza biarpun selepas pengumuman gencatan senjata dibuat. - AP

palestin

Mereka tidak pernah belajar dari sejarah!

Mereka tidak pernah belajar dari sejarah!

- Maarakat Furqan (08/09) 
- Maarakat Hijaratussijil (2012)
- Maarakat Asfim Ma'kul (2014)

Semuanya mereka gagal mencapai kemenangan!

#OperasiBadar
#GazaUnderAttack
#ICC4Israel

sumber: Aiman Khairul Azzam

palestin

Kemenangan juga diraikan di bandar-bandar utama di Tebing Barat semalam!

#OperasiBadar
#GazaUnderAttack

Bebaskan Baitulmaqdis guna 'senjata' ilmiah

RABU, 27 OGOS 2014 @ 8:48 AM

Baitulmaqdis jadi rebutan antara Palestin dan rejim haram Israel
Oleh Azran Jaffar

Profesor Datuk Wira Dr Mohamed Mustafa Ishak

azran@bh.com.my

Selepas ditubuhkan tahun lalu, Institut Kecemerlangan Pengajian Baitulmaqdis (Institute of Excellence for Islamicjerusalem Studies) (UUM-IEIJS) yang diwujudkan di Universiti Utara Malaysia, dirasmikan baru-baru ini.

Wartawan BH, Azran Jaffar, menemubual Naib Canselor UUM, Profesor Datuk Wira Dr Mohamed Mustafa Ishak, bagi mengetahui tugas institusi yang pertama di negara Islam dalam bidang ini dan kedua di dunia, iaitu bagaimana ia mampu memberikan kesan kepada konflik Palestin-Israel yang sudah berlanjutan hampir separuh abad.

S: Boleh Datuk jelaskan inisiatif penubuhan UUM-IEIJS.


J: UUM-IEIJS ditubuhkan sebagai pusat kecemerlangan yang akan menjalankan kajian menyeluruh dan meluas mengenai Baitulmaqdis kerana isu ini teras dan punca kepada banyak masalah di Asia Barat dan mungkin seluruh negara. Isu ini yang memisahkan Islam dengan bukan Islam serta antara isu paling lama bergolak dan sehingga kini masih gagal diatasi mana-mana pihak - Pertubuhan Bangsa-Bangsa Bersatu, Persidangan Negara Islam dan Liga Arab - kerana kerumitannya.

Isu ini turut berkait sewaktu Perang Dingin membabitkan percaturan kuasa besar. Hari ini ia menjadi lebih rumit apabila keseimbangan kuasa tidak wujud lagi menjadikan Israel bermaharajalela tanpa ada pihak yang boleh mengekang disebabkan kuasa besar terutama Amerika dan Eropah menyokong secara membuta tuli.

Ada banyak aspek yang boleh dikaji UUM-IEIJS bukan saja dari segi geopolitik tetapi juga hubungan antarabangsa dan strategik selain soal perbandingan agama kerana di sini tempatnya berlaku pertembungan agama Samawi. Kajian konflik geopolitik juga berkait soal tamadun, bahasa dan kita tahu di seluruh dunia hari ini, Yahudi cuma ada tujuh juta orang tetapi institusi pengajian Yahudi/Hebrew boleh dikatakan ada di hampir kesemua universiti ternama dunia. Bagaimanapun, masalah umat islam yang berpunca dari Baitulmaqdis dan dunia Islam tidak mempunyai satu institusi yang khusus. Justeru perlu kita menguatkan keupayaan intelektual.

Kita tahu negara Eropah seperti England yang menjajah negara Asia dan Afrika menubuhkan School of Asia and African Studies untuk mengkaji budaya, bangsa, psikologi, politik, sistem dan perkara berkaitan mengenai bangsa ini supaya golongan intelektual mereka menyediakan input kepada penggubal dasar dan mereka berkaitan sebelum menjalankan tugas.

Kita lihat dalam dunia Islam hari ini, kita tak ada kekuatan ilmiah dan dari segi intelektual yang belum diperkasakan. Universiti kita lebih cenderung melihat dan mengkaji perkara yang kebanyakan dibuat di Barat. Kajian yang boleh membantu kita untuk menguatkan kapasiti intelek dalam berdepan dengan pelbagai pihak, kita sendiri tak buat. Oleh sebab itu kita lihat kenapa orang Yahudi yang hanya tujuh juta boleh menguasai dunia kerana mereka menguasai ilmu pengetahuan dan mereka mengkaji secara mendalam mengenai psikologi, pemikiran dan politik yang membolehkan mereka tahu bagaimana orang lain berfikir.

Sudah sampai masanya kita menyediakan sebuah institusi seperti ini di waktu kita menyokong kuat rakyat Palestin dan pembebasan Baitulmaqdis

S: Bagaimana pula dengan kajian yang dijalankan, ke mana ia akan dibawa?

J: Bila kita buat ini, kita nak kumpulkan tenaga pakar dan intelektual. Kita perlu membuat kajian dan menulis untuk disebar luaskan, memberi kefahaman kepada orang ramai mengenai isu ini. Ini kerana, apabila timbul isu dan sebagainya kita tak ada hujah nak membalas. Oleh itu apabila kita buat kajian kita tahu banyak isu dan masalah yang berlaku di Tebing Barat, Gaza. Kita akan ada dokumen bertulis secara ilmiah untuk kita berhujah di peringkat antarabangsa untuk membela dan mempertahankan hak rakyat Palestin.

Disebabkan itu UUM-IEIJS mesti mengumpul dan dan buat kajian di peringkat sarjana dan doktor falsafah supaya boleh didokumenkan dan disebar luas untuk tingkatkan pemahaman. Bila ada pemahaman akan ada kesedaran dan selepas itu ada tindakan. Kita dapat beritahu dunia bahawa isu Palestin bukan isu Islam dan Yahudi tetapi isu berkaitan keadilan antarabangsa, hak asasi dan tindakan pencerobohan pihak lain terhadap satu bangsa yang merdeka dan berdaulat yang mana akibat daripada itu mereka pula yang dituduh sebagai pengganas.

Segala masalah di Timur Tengah berkait dengan soal ini. Sebab itu kita lihat jika isu ini dapat diatasi dan difahami, barangkali satu daripada punca krisis konflik yang penting di dunia dapat ditangani dengan baik.

Isu ini sudah berlanjutan sehingga 48 tahun, sejak tahun 1967 dan juga dari segi sejarah sejak zaman Khalifah Umar Al-Khattab lagi. Baitulmaqdis menjadi perebutan tiga agama sehingga berlakunya Perang Salib sejak beribu tahun. Baitulmaqdis isu tiga kelompok manusia yang penting di dunia. Orang Islam hanya bercakap tetapi tidak pernah buat kajian dan tidak mendalami sehingga kita terpaksa rujuk ke Barat yang membuat kajian dan menjadi pakar. Kita tidak menjadi pakar hal kita sendiri, isu yang dekat dengan umat Islam.

S; Bagaimana dengan program yang akan dilaksanakan?

J; Kita ada program sarjana dan doktor falsafah selain program kerja kursus untuk beri kuliah, beri kefahaman. Kalau kita lemah dari segi keupayaan intelek, ini kerana kita tidak mendalami masalah ini dan kita mungkin gagal membantu menyelesaikan masalah Palestin. Ia tidak boleh diperjuangkan dengan semangat saja tetapi juga dengan ilmu. Pelajar juga tak semestinya ke Baitulmaqdis kerana kita akan bawa pelajar Palestin ke sini. Kita sudah ada biasiswa, jadi mereka yang buat kajian yang boleh ditulis dalam bahasa Arab, Inggeris atau Melayu. Kita akhirnya akan jadi tempat tumpuan untuk mendalami kajian dalam bidang ini.

Pelajar adalah dari luar dan pelajar tempatan. Kita juga sudah menghubungi beberapa negara rakan kita untuk hantar pelajar selain bekerjasama dengan institusi antarabangsa seperti Istanbul Zaim University. Turki akan bekerjasama dengan kita dan mereka juga penting kerana mereka adalah negara Islam yang ada hubungan diplomatik dengan Israel. Kita perlukan rakan kerja yang bersifat antarabangsa.

Walaupun baru setahun ditubuhkan kita sudah bergerak. Bekas dua Perdana Menteri iaitu Tun Mahathir Mohamad yang merasmikan UUM-IEIJS dan Tun Abdullah Ahmad Badawi yang memberi ucaptama pada Wacana Intelek penubuhan UUM-IEIJS memberikan kekuatan kepada institusi ini. Selepas ini kita akan sebar luaskan bahawa sudah ada institusi yang menguruskan isu Palestin dan membantu memahamkan masyarakat mengenai isu Palestin. Kita ada banyak NGO yang membantu Palestin tetapi kajian tak ada... siapa yang kaji apa hujah Israel, bagaimana perancangan Israel, strategi untuk luaskan wilayah... ini semua berkaitan strategi. Kalau tak ada ilmu... tentera nak pergi perang bukan bawa senapang saja kita kena kaji keupayaan musuh juga.

S: Isu Palestin sudah berlarutan hampir 50 tahun dan PBB atau OIC dilihat tidak mampu menyelesaikannya, bagaimana UUM-IEIJS dapat berfungsi terhadap konflik ini?

J: UUM-IEIJS bersifat ilmiah jadi ia tidak perlu sampai ke tahap seperti badan berkenaan dan kita juga tidak ada ada masalah jika tidak mendapat kerjasama organisasi besar. Di peringkat universiti, ilmuan kita boleh bekerjasama tak ada halangan. Bila ada kajian kita ada input yang banyak dan kita boleh beri kepada siapa yang hendak, termasuk wakil yang hendak berhujah di forum antarabangsa. Kita hendak terbitkan dan media harus bantu kita sebar luas... apa punca, apa isu, apa yang tidak adil, apa perancangan jahat mereka, bagaimana Barat membantu... ini semua kajian membabitkan punca masalah di Timur Tengah.

S: Apa yang membezakan UUM-IEIJS dengan institusi sama yang terdapat di University of Aberdeen di Scotland?

J: Cuba kita tanya kenapa orang Barat berminat menubuhkan institusi sebegini sedangkan ia tiada kena mengena dengan mereka dan ini menunjukkan mereka menghargai ilmu dan pengetahuan. University of Aberdeen adalah antara universiti yang mempunyai Fakulti Pengajian Islam terbaik di dunia dan banyak sarjana Islam ke sana untuk belajar mengenai Islam. Kenapa kita sebagai negara islam dan hendak menjadi contoh tak nak buat. Justeru inilah dilakukan UUM supaya akan ada kekuatan dan menjadikan Malaysia sebagai tempat tumpuan untuk orang mengkaji isu mengenai Timur Tengah, orang Islam dan agama Islam. Kita juga bekerjasama dengan Institut Kefahaman Islam Malaysia (IKIM) supaya mereka dapat sebar luaskan bidang ini kerana mereka ada media yang boleh sampai kepada massa, selain menerbitkan banyak buku dan makalah. Kita juga akan bekerjasama dengan semua pihak.

S: Kita ada banyak wacana dan perbincangan mengenai Palestin tetapi kita lihat ia habis di situ saja. Bagaimana UUM-IEIJS dapat pergi lebih jauh?

J: Jika dilihat memang ada kebenaran terhadap perkara ini, tetapi sekurang-kurangnya ada penyebaran ilmu pengetahuan dan maklumat baru. Ini akan jadi bahan untuk dikaji. Kita tak tahu berapa lama perjuangan ini akan berlangsung jadi kita kena bina kekuatan intelektual untuk kita fahami isu yang sangat penting di dunia yang bukan saja membabitkan orang Islam tetapi juga bukan Islam. Isu ini telah memecahbelahkan dunia. Kita perlu sesuatu yang mampu menjadi pangkalan data kepada maklumat mengenai Baitulmaqdis. Macam sejarah, kalau kita tak kaji sejarah bangsa sendiri kita tak tahu kehebatan kita. Kita kena ingat ada perspektif Palestin yang dikaji orang Yahudi berdasarkan kepentingan mereka dan kita tak tahu sama ada mereka jujur dan tidak boleh membaca dari perspektif mereka.

S: Sejauh mana penubuhan UUM-IEIJS memberi kesan kepada kecemerlangan UUM?

J:UUM sebagai universiti pengurusan kita melihat misalnya, pengurusan perniagaan, perdagangan bukan saja dari aspek mengurus negara dan hubungan antarabangsa, tetapi masalah juga. Kita tidak boleh mengurus kalau tak ada ilmu. Sebab itu kita tubuhkan IEIJS-UUM untuk membolehkan isu ini ditangani dengan baik dan berkesan. Rakyat Palestin sendiri, mereka tidak ada kekuatan untuk mengkaji dan mengembangkan ilmu ini kerana mereka sedang berperang. Sarjana mereka juga tidak boleh tinggal di sana. Jadi siapa yang nak buat kajian? Kita yang diberikan Tuhan negara yang aman dan ada keupayaan serta sarjana yang ramai kena kaji kenapa Yahudi yang kecil boleh menaja institusi mereka ke seluruh dunia di universiti terkemuka dunia. Amat aneh kalau kita tidak menubuhkan institusi yang mengkaji isu yang dekat dengan kita.

Mangsa Holocaust Kutuk Kekejaman Pengganas Zionis!

Ratusan mangsa Holocaust yang terselamat dan keturunan mereka menandatangani sepucuk surat yang disiarkan sebagai iklan dalam akhbar New York Times bagi mengutuk pembunuhan beramai-ramai rakyat Palestin di Gaza.


Holocaust-Sucks

Mereka juga menggesa orang ramai supaya memboikot sepenuhnya Israel. Menurut surat itu, mereka terdorong melakukan kecaman berkenaan selepas aktivis politik dan profesor Yahudi Elie Wiesel membeli iklan di media massa utama seluruh dunia untuk menuduh Hamas sebagai pembunuh kanak-kanak.

Wiesel juga membandingkan kumpulan pejuang Palestin itu dengan Nazi. Surat ditandatangani 327 Yahudi mangsa Holocaust itu ditaja Rangkaian Antarabangsa Yahudi Antizionis dan mereka menganggap Elie menodai sejarah untuk menghalalkan serangan Israel ke atas Gaza.

International Jewish Anti-Zionist Network in The New York Times
Keratan iklan disiarkan dalam akhbar The New York Times.[Baca]

Surat itu menyatakan, “Kami meluat dan marah terhadap manipulasi sejarah oleh Elie Wiesel bagi menghalalkan usaha Israel memusnahkan Gaza dan membunuh lebih 2,000 warga Palestin yang kebanyakannya kanak-kanak.

"Tiada apa boleh mewajarkan pengeboman ke atas tempat perlindungan Pertubuhan Bangsa-bangsa Bersatu, rumah, hospital dan universiti.

"Tiada alasan untuk menyekat bekalan air dan elektrik ke atas Palestin.”

Rangkaian Antarabangsa Yahudi Antizionis turut menyalahkan Amerika Syarikat kerana membantu Israel dalam operasi di Gaza tindak-tanduk mereka melindungi negara Yahudi itu daripada dikecam.

“Penghapusan bangsa bermula dengan kesenyapan dunia,” kata surat itu.

Surat berkenaan diakhiri dengan gesaan supaya Israel menghentikan sekatan ke atas Gaza dengan serta-merta serta penegasan supaya kezaliman itu ditamatkan sepenuhnya.-Agensi

Kami takkan berhenti

Sementara itu, Perdana Menteri negara haram Israel, Benjamin Netanyahu semalam berkata, serangan ke atas Gaza akan diteruskan selagi ia dirasakan perlu.

“Operasi ini akan disambung sehingga matlamatnya tercapai.

“Ia mungkin mengambil masa,” katanya.

Dalam serangan udara tentera Israel semalam, dua pemuda Palestin menjadi mangsa terbaru kekejaman rejim Zionis ketika pejuang terus melancarkan roket ke negara Yahudi itu.

Kekerapan serangan Israel semalam agak menurun berbanding kelmarin apabila 60 bom menggegarkan Gaza dan mengorbankan 10 penduduk awam, sebuah bangunan 12 tingkat juga runtuh.

Namun tiada tanda menunjukkan serangan akan dihentikan.

Tentera berkata, 20 “sasaran pengganas” di Gaza dibom pagi semalam (waktu tempatan) manakala pejuang Palestin melancarkan sekurang-kurangnya 20 roket atau mortar ke Israel.

Netanyahu berkata, Hamas perlu menanggung akibat daripada perjuangan mereka.

“Saya menyeru semua orang awam meningalkan sebaranag struktur yang menjadi tempat Hamas melakukan aktiviti ke atas kami. Semuanya menjadi sasaran kami,” katanya.-AFP

-Sentiasapanas.com

Holocaust-in-Palestine
Holocaust-in-Palestine [2]
Holocaust-in-Palestine [3]
Holocaust-in-Palestine [4]
Holocaust-in-Palestine [5]
Holocaust-in-Palestine [6]
Holocaust-in-Palestine [7]

Bangunan tertinggi di Gaza musnah

Seorang lelaki melihat ke arah kediamannya yang musnah dalam serangan udara Israel. Foto: AFP
Seorang lelaki melihat ke arah kediamannya yang musnah dalam serangan udara Israel. Foto: AFP
GAZA - PALESTIN. Serangan udara terbaharu yang dilancarkan Israel awal pagi semalam bukan sahaja meragut dua lagi nyawa rakyat Palestin, tetapi turut memusnahkan salah sebuah bangunan tertinggi di wilayah itu.

Serangan ke atas bangunan pangsapuri dan pejabat itu telah mencetuskan satu letupan besar dan mencederakan lebih 20 penduduk lain.

Pegawai Palestin memaklumkan, 70 keluarga tinggal di bangunan 13 tingkat itu dan ratusan jiran yang tinggal di kawasan berhampiran juga diarahkan berpindah berikutan bimbang bangunan tersebut runtuh.

Sementara itu, sumber perubatan Palestin mengesahkan 90 keluarga telah dihapuskan rejim Zionis dalam pertempuran berterusan ke atas Genting Gaza.

Jurucakap Kementerian Kesihatan, Dr Ashraf Al-Qudra berkata, Israel telah mengeluarkan keluarga Joudeh daripada rekod awam, dan pembunuhan beramai-ramai ini juga menyebabkan 89 keluarga lagi mengalami nasib sama.

Menurut Middle East Monitor, sehingga kini, angka korban di Gaza terus meningkat kepada 2,120 orang termasuk 577 kanak-kanak, 260 wanita dan 101 warga tua.

Peperangan tamat, Palestin-Israel berdamai

Foto EPA
Foto EPA
PEPERANGAN tujuh minggu di Gaza ditamatkan semalam selepas Israel dan Palestin setuju berdamai.
 
Kejayaan tersebut hasil dari runding Palestin dan Israel, bersama kerajaan Mesir.
 
Israel bersetuju untuk membuka sempadan supaya bantuan kemanusiaan dan bahan binaan dapat memasuki Gaza. 
 
Pihak Israel juga bersetuju meluaskan zon perikanan Gaza, lapor theguardian.
 
Sempadan Rafah juga akan dibuka semula. 
 
Kata putus tersebut disambut oleh pengumuman masjid-masjid di Gaza selepas pesanan ringkas dari Hamas diterima mengenai kemenangan tersebut.
 
Berpuluh ribu penduduk Gaza gembira dan meraikan kemenangan tersebut.

Kekuatan keimanan penduduk Gaza menginsafkan



Seorang kanak-kanak Palestin, menangis di tengah-tengah runtuhan rumahnya selepas dibedil tentera Israel di Rafah, selatan Genting Gaza, semalam. - REUTERS
MELIHAT layanan mesra yang diberikan dua penduduk Gaza, Ghasam Salim Abu Azab, 19, dan Mohamad Hassan, 43, ketika rombongan sukarelawan misi kemanusiaan Malaysia ke Gaza melawat Hospital Palestin di Kaherah, Mesir, mencetuskan rasa kagum.
Masakan tidak, baik Ghasam mahu pun Mohamad, kedua-duanya mengalami kecederaan parah di badan akibat terkena serangan bom Isreal, tetapi tiada langsung terlihat raut kesakitan di wajah mereka, sebaliknya hanya kuntum senyuman kepada sukarelawan Malaysia.
Sehinggakan terdetik dihati penulis, apakah mereka ini tidak merasai sebarang kesakitan? Sedangkan Ghasam mengalami putus kaki kanan, patah seluruh kaki kiri, luka pembedahan di perut masih berdarah serta semua jari kaki dan tangannya sedang mereput.
Walaupun tidak banyak kata-kata yang dapat dituturkan remaja itu berikutan kecederaan abdomennya terlalu parah sehingga menyebabkan sebahagian besar ususnya terpaksa dipotong tetapi raut wajah Ghasam tetap tenang, jauh sekali mengerang kesakitan.
Bahkan ketika penulis mencium dahinya sebagai tanda hormat, Ghasam sempat mengucapkan kata-kata 'terima kasih saudaraku Malaysia' sebelum remaja itu bertakbir sebanyak tiga kali dalam nada perlahan akibat kesihatannya yang terbatas.
Begitu juga dengan Mohamad. Tulang kaki kanannya hancur, paha kirinya parah dengan lubang pada lukanya masih basah serta hilang tiga jari tangan kiri. Bapa kepada lima anak itu tidak mampu pun untuk duduk, tetapi tetap melayan kami dengan senyuman.
Malah Mohamad tanpa rasa gerun cuba mengangkat besi yang menyambung kaki kanannya untuk ditunjukkan kepada sukarelawan Malaysia, tetapi dihalang kami kerana bimbang pergerakannya itu akan mencederakan lagi kaki yang mula bernanah.
Menyedari ada beberapa sukarelawan Malaysia tidak sanggup melihat kecederaan separah itu, Mohamad menegaskan kekuatan fizikalnya hanya pinjaman sementara yang diberi Allah bagi membebaskan bumi Palestin daripada cengkaman Israel.
"Inilah kekejaman Zionis Israel ke atas umat Palestin, tetapi kecederaan ini sebahagian daripada pengorbanan kami demi kedaulatan Islam. Janji Allah itu pasti dan sebagai warga Palestin kami harus bersedia untuk berkorban apa sahaja demi bumi suci ini.
"Allah pinjamkan saya kekuatan fizikal sebelum ini untuk mempertahankan agamanya dan inilah buktinya perjuangan bangsa Palestin yang ditindas dan dizalimi Zionis. Saya akan terus berjuang," katanya bersemangat, meskipun dalam segala kepayahan.
Hal yang sama turut berlaku semasa para sukarelawan Malaysia melawat Hospital Hilal dan Institut Perubatan Nasser di Kaherah, apabila kesemua warga Palestin memberi layanan mesra meskipun mengalami kecederaan parah dari aras dada ke bawah.
Ternyata kecanggihan persenjataan, kekuatan ekonomi dan pengaruh politik Israel yang disokong negara kuasa dunia terutama Amerika Syarikat AS tidak sedikit pun membunuh kekuatan rohani umat Palestin biar pun sudah lebih separuh abad dizalimi.
Maka tidak hairanlah kita tidak melihat budaya berebut-rebut makanan berlaku dalam kalangan penduduk Palestin meskipun dalam keadaan mereka ditimpa bencana dan hidup serba kekurangan.
Mereka juga tidak meminta-minta dan sebenarnya kurang selesa jika ada pihak luar datang ke Gaza hanya bertujuan mahu menghulurkan wang.
Sebenarnya di sisi yang lain, kekejaman Israel telah memancarkan lagi kekuatan jati diri serta keimanan penduduk Palestin.


Artikel Penuh: http://www.utusan.com.my/utusan/Luar_Negara/20140827/lu_11/Kekuatan-keimanan-penduduk-Gaza-menginsafkan#ixzz3BY3QWU7x
© Utusan Melayu (M) Bhd 

Penduduk Gaza mandi debu runtuhan


Ayman al-Aloul mandi debu dalam Cabaran Baldi Runtuhan dalam kempen kesedaraan penderitaan di Gaza, baru-baru ini. - AGENSI
GAZA 26 Ogos - Jika penduduk barat sibuk menjalankan kempen cabaran mandi ais untuk meningkatkan kesedaran tentang penyakit neurologi ALS, penduduk Gaza pula melancarkan kempen yang hampir sama, tetapi bukan untuk membanteras penyakit, sebaliknya untuk meningkatkan kesedaran penduduk dunia tentang penderitaan penduduk Palestin di Gaza akibat serangan Israel.
Jika kempen cabaran mandi ais menggunakan sebaldi air yang dicampur dengan ais, yang merupakan sumber yang mahal dan mewah di Genting Gaza, tetapi di wilayah Palestin ini seorang penduduk sebaliknya menggunakan baldi yang mengandungi debu daripada runtuhan bangunan akibat serangan Israel untuk melancarkan kempen 'Cabaran Baldi Runtuhan'.
Akhbar Daily Mail melaporkan, Ayman al-Aloul yang merupakan seorang wartawan Palestin dan orang pertama menyiarkan rakaman dia melakukan cabaran itu berkata, dia perlu melakukan sesuatu untuk menghantar mesej ke seluruh dunia tentang penderitaan di Gaza akibat keganasan Israel.
Ketika membuat rakaman video itu yang berlatarbelakangkan kemusnahan di sebatang jalan raya di Gaza, Ayman berkata, dia tidak menggunakan air kerana sumber itu sukar diperolehi di sini.
"Air lebih penting daripada digunakan untuk disimbah di atas kepala. Jika sumber air banyak sekali pun di sini, kami tidak mempunyai cara untuk membekukannya,'' ujarnya.
Sebaliknya, dia menggunakan debu daripada runtuhan bangunan akibat serangan Israel dan memasukkannya ke dalam baldi untuk melancarkan kempen itu.
Rakaman tersebut disiarkan di akaun Rubble Bucket Challenge (Cabaran Baldi Runtuhan) pada Sabtu lalu dan hampir 2,000 orang telah klik butang `Like' di akaun tersebut.
Ayman berkata, dia boleh melihat faedah daripada kempennya itu apabila mereka yang berprofil tinggi menyertainya, namun dia mahu semua orang yang terlibat turut melakukannya.
"Kempen ini tidak meminta anda menyediakan apa-apa bantuan, cukuplah menawarkan sokongan dan perpaduan untuk penduduk Gaza,'' katanya.


Artikel Penuh: http://www.utusan.com.my/utusan/Luar_Negara/20140827/lu_10/Penduduk-Gaza-mandi-debu-runtuhan#ixzz3BY3DEtds
© Utusan Melayu (M) Bhd