Sunday, 19 May 2013

Menelisik Tradisi Yahudi

kristenyahudi
By  on April 15, 2013
Oleh: Tri Putranto

Aktivis Kajian Zionisme Internasional                                                 

Tradisi menurut Wikipedia Indonesia, berasal dari bahasa latin: Traditio yang mempunyai makna ‘diteruskan’ atau ‘kebiasaan’. sesuatu yang telah dilakukan sejak lama dan menjadi bagian dari kehidupan suatu kelompok masyarakat, biasanya dari suatu negara, kebudayaan, waktu, atau agama yang sama. Hal yang paling mendasar dari tradisi adalah adanya informasi  yang diteruskan dari generasi ke generasi baik tertulis maupun  lisan,karena tanpa adanya informasi, suatu tradisi dapat punah
Jadi, ketika membincang tradisi Yahudi, mau tidak mau kita harus menguak sejarah panjang bangsa Israel. Menurut Prof Dr Ahmad Syalabi dalam buku Sejarah Yahudi dan Zionisme, historitas Israel bermula semenjak era Nabi Ibrahim. Kata Ibrani  diambil dari nama keturunan Ibrahim. Meski banyak para pakar sejarah yang berbeda pendapat mengenai makna Ibrani (Hebrew) ini, Termaktub dalam kitab Joshua,  kebanyakan penamaan Bangsa Israel dengan Bangsa Ibrani, lebih disebabkan terjadinya peristiwa penyeberangan  Nabi Ibrahim as melintasi sungai Eufrat.
Dalam buku “Yahudi catatan hitam sejarah” karya Mahir Ahmad Agha memaparkan penyebutan Israel dinisbatkan pada Yakub ibn ishak. Sedang yang disebut Bani Israil yaitu: orang-orang Kanaan, Mesir dan Palestina. Orang Ibrani berasal dari ras Semit, selain itu disnibatkan  juga pada  orang Suriah dan Arab. Bangsa Semit yang memilih tetap tinggal di Negara Arab diyakini sebagai leluhur bangsa Arab, sedang yang berhijrah ke wilayah Asia dan Palestina ialah orang Suriah dan Israel. Pengembaraan bangsa Israel sampai ke utara menembus kawasan Armenia, sedang ke selatan menjelajahi wilayah Kanaan. Beberapa ahli sejarah menera pengembaraan Bangsa Israel ini berakhir pada tahun 2000 SM, namun ada juga yang berargurmen hingga sampai 1750 SM. Ibrahim mengakhiri pengembaraannya di Kanaan. Sebagai pendatang, mereka diselimuti rasa keterasingan. Pada awalnya lantaran penolakan banga Israel terhadap penyembahan berhala, mereka mengisolir diri, bahkan pada akhirnya bangsa Israel ingkar ,mereka kembali kepada penyembahan berhala.
Lantaran orang-orang Ibrani adalah bangsa yang tidak berperadaban,nomad dan tak memiliki budaya, mereka mengalami kesulitan untuk berasimilasi dengan penduduk setempat. Maka, sepanjang sejarah, proses pengasingan diri menjadi watak  dan karakteristik khas bangsa Yahudi. Efek psikologisnya, mereka memandang orang lain dengan rasa permusuhan dan kecurigaan. Loyalitas hanya diikatkan pada kelompoknya saja, bukan pada tanah atau negeri yang menyatukan mereka. Dengan demikian, mereka tidak memiliki relasi dan kaitan dengan orang lain.
Sejatinya tujuan utama hijrah bangsa Ibrani adalah melarikan diri dari musuh yang menghalangi dakwah Nabi Ibrahim. Mereka hijrah mencari tempat yang bisa dijadikan tempat untuk menggembalakan ternak  sekaligus untuk berteduh. Sepanjang perpindahan itulah mereka beradaptasi dengan bahasa dari tempat-tempat yang disinggahi. Ketika sampai di Kanaan , mereka menggunakan dialek Armenia, tetapi pelaksanaannya sangat dipengaruhi  oleh kaidah dan tatabahasa mereka sendiri, sehingga bahasa yang mereka pergunakan disebut bahasa Ibrani. Lama kelamaan bahasa Armenia digantikan dengan bahasa Yunani, sehingga Kitab Kejadian pun ditulis dengan bahasa Yunani.
Sejarah mencatat, pengembaraan panjang bangsa Yahudi, dari berpindah ke Mesir menuju bumi Palestina hingga masa kekuasaan para hakim dan digantikan masa kepemimpinan para raja sampai pada masa perpecahan dan runtuhnya bangsa Israel oleh imperium Babilonia. Selanjutnya Persia menguasai Babilonia,  otomatis menguasai kerajaan Yahuda. Persia menisbatkan bangsa Yahuda dengan nama Yahudi dan menamakan keyakinan mereka sebagai agama yahudi. Akhirnya Imperium Romawi di bawah Raja Titus merangsek ke Palestina. Pada tahun 636 M ,orang-orang muslim membebaskan palestina.
Tahun 135 M tamatlah kehidupan Yahudi di Palestina, bangsa yahudi kembali menjalani pengembaraan layaknya pasca eksodus dari Mesir. Sampai akhirnya, mereka mendiami kawasan Eropa, Mesir, .Afrika Utara serta Yaman. Masa inilah semakin mempengaruhi watak dan tingkah laku Bangsa Yahudi. Pada awalnya Bangsa Yahudi berasumsi Palestina adalah tanah tumpah darah mereka, namun akhirnya mereka terdiaspora ke pelbagai belahan dunia, sehingga tak ada lagi kuil-kuil tempat beribadah, tak ada lagi hewan-hewan korban yang dipersembahkan. Bangsa Yahudi merasa kehilangan induk semang, padahal sebalumya mereka selalu menganggap dirinya sebagai ‘The Choosen People’ , bangsa pilihan Tuhan. Ironisnya, meski sebagai bangsa pendatang, komunitas Yahudi selalu memandang sebagai ras dan jenis yang lebih unggul dibanding tuan rumahnya. Kawasan pemukiman Yahudi acapkali menjadi kawasan kumuh yang disebut : Ghetto. Baik dalam sejarah Yahudi klasik hingga modern masyarakat Yahudi senantiasa menjadi sumber pengkhianatan dan persengketaan. Bahkan Adolf Hitler telah menghitung beberapa bentuk pengkhianatan yahudi terhadap Jerman. Tak salah bila dunia melakukan pembalasan dan penyerangan atas kaum Yahudi. Namun pada akhirnya, Kaum Yahudi berhasil menggiring opini dunia bahwa orang-orang Yahudi yang terdzalimi bisa terobati dengan mengumpulkan mereka dalam suatu bangsa dan tanah air, dimana mereka sendirilah yang mengaturnya. Sampai akhirnya  penghujung abad ke 19 , lahir pemimpin besar Yahudi: Theodore Hertzl, yang menyeru kepada seluruh umat Yahudi untuk mendirikan Negara Yahudi.
Bangsa Yahudi mengalami krisis berkepanjangan sejak diusir Nebukadnezar dari Babilonia hingga dicabik cabik pedang inkuisisi Katholik Spanyol, namun mereka mendapatkan pelajaran berharga: membentuk watak tangguh agar senantiasa mengasah akal pikirannya untuk survive. Adanya keyakinan kuat terhadap melleniarisme dan messianisme (keyakinan banwa setiap 1000 tahun ada kuasa Tuhan dengan kedatangan Messiah yang dijanjikan pada kaum Yahudi) yang membuat mereka tak goyah menghadapi penderitaan.
Dalam buku ‘Yahudi mengapa mereka berprestasi’ karya Toto Tasmara merepresentasikan adanya sosok mistikus Kabbala Lurianic dan Shabti Zevi yang diyakini sebagai messiah. Sosok tersebut sangat memotivasi kaum Yahudi sebagaimana dijamin Talmud. Hal ini mengindikasikan bahwa segala sesuatu harus beralasan dan harus ada tindakan. Tindakan hanya efektif bila disertai kemampuan kecerdasan. Tradisi oral Ibrani menjadi elemen kuat dalam system Masonic. Tradisi mistik Kabbala lahir dari kegetiran hidup, yang merupakan prasyarat kehadiran Tuhan di muka bumi. Cara yang digunakan yakni Tzimtzum, melakukan pengosongan diri agar mencapai Shekinah. Hidup penuh dengan penderitaan adalah alasan akan datangnya sang messiah, yang harus disambut dengan persiapan matang. Untuk itu kaum Yahudi harus menguasai dunia terlebih dahulu.
Kitab Talmud sangat jelas memperlihatkan arogansi bangsa Yahudi, sekaligus mengimplementasikan falsafah Friedrich Nietzsche tentang ubermensch (manusia unggul). Tradisi menjaga kemurnian keturunan pada kaum Yahudi membentuk budaya dan kecerdasan yang tinggi. Sebagai the Choosen People kaum yahudi selalu menunjukkan karya besar. Mitos dijadikan motivasi penggerak logos menjadi etos kerja. Avodah, adalah pelayanan kaum Yahudi pada TuhanNya , yang awalnya digunakan sebagai bentuk pelayanan ritual di kuil. Chutzpah(keyakinan diri) ditanamkan pada anak-anak Yahudi sejak mereka kecil sehingga menjadikan mereka pemberani. Bangsa Yahudi mempertahankan tradisi didasarkan pada relasi kekeluargaan yang kuat, bahkan pernikahan (kiddushin) dilakukan secara endogamy (pernikahan antar anggota keluarga terdekat), yang sangat dianjurkan Talmud.
Kaum Yahudi sangat concern dalam mendidik anak-anaknya. Chanukah, adalah tradisi yang dirintis Yahudi sejak dini. Selain belajar di sekolah, anak-anak Yahudi diwajibkan belajar di lembaga pendidikan Yahudi untuk belajar bahasa dan huruf  Ibrani serta sejarah Yahudi. Pada masa lalu, anak-anak belajar melalui bimbingan Rabbi untuk menjadi santri (Tinokot Shel Ben Rabbi) di asrama (Yeshiva). Murid-murid di tempatkan pada Cheddar (bilik sesuai dengan tingkatan) dan diajar oleh seorang guru agama. (Melamet Tinokot). Mereka selalu dilatih untuk mengucapakan Shema Yisrael (Semoga Tuhan memberkati Israel). Salah satu cara efektif mendidik anak ala Yahudi yaitu dengan teori Dugma (contoh perilaku), Orang tua sangat yakin bahwa mereka adalah subyek yang dilihat dan dipanuti oleh anaknya. Selain itu mereka harus menanamkan Kavod (menghormati orang lain) pada anak-anaknya. Ironisnya, hal ini hanya diterapkan pada kalangan mereka saja , tak berlaku untuk golongan Ghoyim (orang non Yahudi).
Anak-anak Yahudi juga diajarkan hakarat hatov (membalas lebih dari yang diberikan orang lain). Pendidikan moral juga diajarkan pada anak-anak Yahudi, sebagai contoh etika menerima tamu (hakhnasat orhim)
Di dalam tradisi Yahudi terdapat minyan (melakukan doa secara bersama), mereka berkeyakinan bahwa doa akan memiliki kekuatan bila dilakukan secara bersama. Pada ritual minyan diharuskan memakai teffilin (kotak yang diikat di kepala dan salah satunya diikat melingkari lengan sampai jari tangan), dengan demikian mereka merasa memiliki persaudaraan yang erat. Teffilin ditengarai sebagai sebuah kekuatan antara kepala dan tangan atau antara pikiran dan tindakan. Sebelum melipat dan membuat Teffilin,mereka harus melakukan dengan kesungguhan hati serta kusuk (kavanah), serta diawali dengan bacaan: Leshem mitzvat teffilin (Demi Tuhan aku melaksanakan perintah membuat Teffilin). Teffilin ditulis di atas perkamen dengan tinta, sisi kanan dan kiri harus disulam huruf shin, dan tali pengikat harus berwarna hitam. Kualitas Teffilin yang biasa disebut peshutim , dan kwalitas yang lebih bagus disebut peshutim mehudarim. Yang tipis disebut dakkot dan yang tebal disebut gassot.
Tzedekah Box , adalah kotak tabungan yang diwajibkan kepada anak-anak Yahudi guna disumbangkan untuk amal. Bahkan mereka harus membiasakan mencintai orang lain (Gemilut Hasadim). Gemar membaca pun selalu digalakkan orang tua Yahudi terhadap anaknya, mereka tidak segan mengeluarkan uang demi sebuah buku berkualitas bagi pengetahuan anaknya. Dalam tradisi Yahudi, peran ibu sangat dominan dalam mendidik anak. Setiap ibu Yahudi selalu mananamkan Chutzvah pada anak-anaknya, agar anak mempunyai pondasi kuat untuk masa depannya. Ritual pengakuan anak mulai akil baliq menjadi tradisi Yahudi. Untuk anak laki-laki, usia 13 tahun (Bar Mitzvah) dianggap awal beranjak dewasa, sedang untuk perempuan usia 12 tahun awal kematangan pikirannya (Bat Mitzvah). Setelah dianggap mampu menapaki jalan kehidupannya, mereka mendapat panggilan Gadol (dewasa) atau Bar Onshin (orang yang bertanggung jawab atas dirinya sendiri).
Untuk mencerminkan dan mempertahankan identitas Judaisme dipertahankan dengan pemakaian Teffilin (kotak terdiri atas 2 bagian yang diisi ayat). Kotak Teffilin berisi empat potongan ayat:Kadesh Li, kewajiban mengingat eksodus kaum Yahudi dari cengkeraman Firaun di Mesir, Ve-haya Ki Yeviakha, Kewajiban orang yahudi memberitahukan tradisi ini pada anak keturunannya.Shema, harapan untuk menyatu dan menyembah Tuhan itu satu. Ve-haya Im Shamoa, ungkapan akan jaminan Tuhan untuk melaksanakan perintahNya dan menjauhi laranganNya.
Dalam liturgy Yahudi dikenal ibadah secara bersama (Amidah) , amidah dilakukan sehari tiga kali, pagi hari (schacharit), sore (minchah) dan malam hari (ma’ariv). Dalam ritual amidah diharuskan pula menghafal 19 macam doa, selain dihafalkan doa tersebut juga harus dijelaskan secara rasional di hadapan publik.
Tradisi bersunat juga dilakukan oleh keluarga Yahudi (Brit Millah), sejak umur bayi berusia 8 tahun harus disunat. Dalam kepercayaan Yahudi, Nabi Ellijah akan hadir dalam persunatan Brit Millah., selesai bersunat para undangan dari kelompok minyan dari sinagog menyantap makanan kosher sekaligus bertukar informasi dengan yang lain.
Kiddushin (pernikahan) merupakan lembaga suci, orang-orang Yahudi merayakannya padaChatunah (pesta perkawinan), sedang saat perhelatan makan disebut Seudat Mitzvah. Pengantin wanita memakai Badeken (cadar) mengindikasikan bahwa ia masih suci. Para undangan (Chupah)  memakai pakaian khas Yahudi. Saat pengantin wanita tiba , ia harus mengelilingi pengantin pria 7 kali dan mendengarkan doa (sheva berachot), kemudian melaukan ijab Kabul (ketubah) disaksikan 2 saksi. Pengantin pria juga memberikan maharnya pada pengantin wanita.
Doa adalah napas kehidupan, orang Yahudi pun selalu melakukan pembacaan doa setiap bangun tidur. Menurut ajaran Yahudi, Tuhan hanya bisa dijangkau bila kita memberikan tempat untukNya (Shekinah). Dalam tradisi yahudi, setiap orang selalu membawa buku doa (Seddurim) setiap kemanapun mereka pergi. Pada hari Jumat sepuluh menit sebelum matahari terbenam mereka menyalakan lilin di menorah dan berdoa Habdalah Kiddush (doa menjelang hari Sabath.
Perayaan keagamaan Yahudi lebih bersifat ritual, beberapa perayaan hari raya Yahudi antara lain: Pesach (Passover), Shabuhot (pantekosta), Shukhot (Tabernakel), Hanukah, Purim, Yom Kippur.
Menurut pandangan Kristiani, dalam buku ’Worship in Ancient Israel’ karya .H.H Rowley, disebutkan: menurut Perjanjian Lama, ritus berkorban dianggap berhasil bila ritus tersebut menjadi pengekspresian hasrat roh manusia. Korban paskah, merupakan kurban khusus dibanding yang lain. Tiap keluarga menyembelih binatang kurbannya dan darah kurban itu disapukan pada ambang atas dan pada kedua tiang pembantu rumah, sedang daging kurban dibakar  dalam keadaan utuh dan dimakan sampai habis sebelum fajar menyingsing. Pada kodeks Imamat disebutkan bahwa korban harus dimakan dengan roti tak beragi dan sayur yang pahit. Selain itu ada kurban bakaran (olah) dan kurban perdamaian (Syelamim). Dalam hukum Imamat ada juga kurban khusus (terumah) yakni: kurban penghapus dosa dan kurban penebus salah. Sejatinya, pertobatan lebih utama dibanding persembahan kurban. Lantaran pertobatan diyakini mengantar pada pengampunan.
Musik dalam ibadah adalah musik yang nyaring keras, dan hanya menggunakan satu suara saja.Teru’ah (yang bermakna tempik sorak) adalah teriakan keras yang bising untuk menunjukkan teriakan penyembah dalam rangka ibadah.
Menurut Yosephus, sinagog yang digunakan untuk beribadah sudah ada semenjak jaman nabi Musa. Bahkan Philo pun, mengatakan hal yang sama. Menurut Philo sinagog bermakna sekolah. Sedang pendapat Yoshepus sinagog adalah tempat untuk pengajaran taurat. Menurut inskripsi mesir sinagog identik dengan proseuke atau tempat berdoa. Pejabat-pejabat dalam sinagog antara lain: Arkon (pemimpin), Khazzan (pejabat), Syeliakh Sibur (utusan jemaat). Sedang kebaktian yang diselenggarakan dalam sinagog antara lain: Syema, pembacaan doa dari Taurat,Syemoneh ezzreh (18 pengucapan doa), pembacaan Taurat, uraian nas alkitab, pengucapan berkat, pembacaan kitab mazmur.
Termaktub dalam buku: Life In Biblical Isreal karya Philip J King dan Lawrence E Stager, dalam alkitab disebutkan bahwa Kuil atau Bait Suci digunakan sebagai tempat pemujaan kepada yang Ilahi. Bait suci di yerusalem adalah bet YHWH (rumah Yahweh). Benda-benda ritual dalam Bait suci antara lain: altar, penyangga peribadatan, arca terakota peribadatan, patung Nazar.
Ibadat Orang Mati, adalah cara memperoleh berkah dari orang mati untuk menenangkan mereka. Di Israel Kuno Yahwisme resmi mengecam segala bentuk kontak dengan orang mati. , sedang yang terpengaruh tradisi kanaan mengijinkan pemujaan terhadap nenek moyang atau leluhur.  Nekromansi (pemanggilan arwah) dengan pertolongan dukun dikutuk di Israel.
Bangsa Yahudi, meski terdiaspora (tersebar) namun kuat, meski sedikit tapi kokoh, lantaran bangsa Yahudi memiliki rasa fanatisme rasial yang tinggi,  bisa menjunjung tradisi dengan solid, selalu mengusung mitos sebagai The Choosen People, dan mempunyai kemampuan mengubah penghalang menjadi peluang, maka mereka sanggup mengukir prestasi di pentas dunia, bahkan bangsa ini mempunyai niat untuk mendominasi dunia. Mereka tak akan pernah tinggal diam bila melihat pencapaian prestasi yang dilakukan oleh umat Islam. Wahai umat, bangkit dan sadarlah!, aktualisasikan zikir dan pikir, iman, ilmu dan amal.
“ Dan orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan rela kepadamu (Muhammad ) sebelum engkau mengikuti agama mereka.” (QS: Al-Baqarah: 120).
Wallahu A’lam Bis Shawwab.

Di Manakah Yahudi Berlindung Saat Dikejar Musuh?

nazi-shooting-jewBy  on January 15, 2013

SEKALIPUN Yahudi menuduh Islam sebagai agama anti semit. Sekalipun Islam dituduh sebagi agama teror nomor satu bagi Yahudi. Alangkah baiknya, mereka harus kembali membuka lembaran hitam sejarah ketertindasan mereka. Sejarah “hitam” ketika mereka justru diselamatkan oleh kaum muslim saat dikejar-kejar oleh NAZI. Islam lah yang dengan berbesar hati membuka pintu rumahnya untuk dijadikan tempat mereka bersembunyi.
Kisah ini bukanlah roman picisan belaka atau rekayasa. Fakta ini benar-benar terjadi di sebuah Negara bernama Albania. Sebuah Negara berbasis muslim yang ditandai ketika Khalifah Utsmaniyah menguasai negara itu antara tahun 1385-1912.
Dalam jejak Perang Dunia II, kisah pembantaian orang Yahudi menjadi catatan tersendiri. Mereka dikejar dan dicari oleh bala pasukan NAZI. Dalam keadaan bingung, mereka hampir putus asa, terlebih jalur pelarian menjadi satu hal yang sulit mereka perjuangkan.
Dalam keadaan bimbang, mereka bagai mendapatkan setitik cahaya. Dari informasi yang beredar, ada sebuah negara berpenduduk ramah dan baik terhadap tamu. Negara itu bernama Albania. Sebuah Negara berbasis muslim yang masuk ke teritori Eropa bagian Tenggara –yang kini- berbatasan dengan Montenegro di sebelah utara, Serbia (Kosovo) di Timur laut, Republik Makedonia di Timur, dan Yunani di Selatan.
Sekitar dua ribu orang Yahudi kemudian melarikan diri ke daerah Albania. Di sana, mereka dilindungi oleh keluarga-keluarga muslim Albania di kota Berat. Para muslim Albania mempertaruhkan nyawa guna melindungi pengungsi Yahudi yang meminta pertolongan.
Padahal menyembunyikan Yahudi risikonya sangat tinggi, karena setiap saat patroli NAZI dapat datang ke perkampungan dan menggeledah tiap isi rumah. Kalau sampai ketahuan menyembunyikan Yahudi, maka kehilangan nyawa adalah ganjarannya.
Namun menurut catatan sejarah, tidak ada satupun pengungsi Yahudi yang diserahkan oleh muslim Albania pada pihak NAZI. Dengan penuh keikhlasan dan kebesaran hati, para muslim Albania melindungi pengungsi Yahudi dengan segenap cara.
Justin Kerber, seorang Rabbi Yahudi sampai-sampai mengatakan, “Komunitas Muslim ada di antara orang-orang yang telah menghadapi resiko besar karena memberikan perlindungan pada kaum Yahudi di rumah-rumah mereka. Dan mereka melakukannya tanpa melihat latar belakang agama para Yahudi.”
Sedangkan, Dr Ghazala Hayat, seorang doktor ahli syaraf di Universitas St. Louis dan juru bicara Islamic Foundation di Greater Saint Louis mengatakan, “Anda mungkin belum pernah mendengar cerita ini, bagaimana komunitas Muslim Albania mempertaruhkan nyawa mereka sendiri untuk mengamalkan keimanan dan menghormati kehidupan yang disebut Besa,”
Besa sendiri adalah tradisi yang berakar dari Al Qur’an yang berarti “memegang janji” atau “menjaga kehormatan”. BESA juga berarti peduli pada yang membutuhkan, melindungi kaum lemah, dan menolong sesama.
Dalam upaya melindungi kaum Yahudi, para muslim Albania menganggap mereka sebagai saudara. Mereka diberikan pakaian yang sama, makanan yang sama, dan tinggal bersama-sama di rumah seperti anggota keluarga. Apabila ada patroli Jerman datang, kaum Yahudi disembunyikan di bawah tanah atau tengah hutan.
Kisah dari keluarga Kasem Kocerri, yang didatangi serombongan patroli NAZI pada awal 1944, menarik untuk dicermati. Saat itu, tentara NAZI menanyakan di mana para pengungsi Yahudi bersembunyi. Tapi Kasem menolak untuk memberitahu. Diam-diam, ia menyembunyikan keluarga Yahudi di salah satu gudang di atas bukit.
Keluarga Halil Frasheri menceritakan pengalamannya yang mencekam saat patroli NAZI menggeledah rumah ke rumah. Ia, melalui pintu belakang, mengajak keluarga Yahudi yang bersembunyi di rumahnya, untuk lari ke dalam hutan.
Namun kisah fenomenal di atas itu semua, terjadi ketika Yahudi mengalami berbagai kekejaman di Eropa. Namun berbeda ketika kaum Yahudi hidup wilayah Kekhilafahan Utsmani. Selama ratusan tahun mereka tinggal dalam teritori Utsmani, mereka menikmati kebebasan menjalankan agama dan berbagai perlindungan sebagai kaum minoritas atau ahlud dimah. Selama itu, kaum Yahudi tidak berfikir untuk berpisah dari Utsmani.
Kondisi Yahudi di Utsmani itu begitu bertolak belakang dengan perlakuan yang diterima Yahudi di dataran Eropa ketika Kristen berkuasa sehingga mereka harus mengungsi besar-besaran, terutama ke wilayah Utsmani. Padahal ketika Spanyol berada di bawah pemerintahan Islam, kaum Yahudi mendapat perlakuan yang baik.
Oleh karenanya, Martin Gilbert, dalam Atlas of Jewish Civilization  mencatat bagaimana kebijaksanaan penguasa muslim Spanyol terhadap Yahudi. Dia katakan bahwa penguasa muslim juga memperkejakan sarjana Yahudi sebagai kecintaan mereka terhadap Sains dan ilmu pengetahuan. (Pz/Islampos)

Polis Mesir tutup sempadan Rafah

Polis Mesir tutup sempadan RafahPolis Mesir bertindak menutup sempadan Rafah sebagai protes ke atas insiden penculikan tujuh anggota pihak berkuasa
KAHERAH - Polis Mesir, semalam terus menutup sempadan Rafah yang menghubungkan laluan ke Gaza sebagai protes ke atas insiden penculikan tujuh anggota pihak berkuasa di Semenanjung Sinai, Khamis lalu.

Media melaporkan, tiga anggota polis dan empat askar itu diculik sekumpulan lelaki bersenjata yang menuntut pembebasan beberapa banduan ditahan di balai polis El- Arish di Sinai Utara.

Difahamkan, bantahan yang masuk hari kedua itu dibuat sehari selepas Presiden Mohammed Mursi mengadakan rundingan bersama menteri dalam negeri dan menteri pertahanan berhubung usaha untuk membebaskan kesemua tahanan.

Insiden penculikan di Semenanjung Sinai dilaporkan meningkat sejak bekas Presiden Hosni Mubarak digulingkan pada 2011.

Saturday, 18 May 2013

Erdogan menyatakan hasratnya untuk melawat Gaza dan Tebing Barat

Erdogan menyatakan hasratnya untuk melawat Gaza dan Tebing Barat dalam masa yang terdekat iaitu pada peghujung bulan ini.
_______________________

Sumber: Gaza Now
TT: Aman Palestin Mesir

Haniyeh menekankan hak untuk kembali

Haniyeh menekankan hak untuk kembali

Bahagian Hal Ehwal Pelarian Hamas dalam pergerakan DRAH yang mengadakan persidangan "Bersatu untuk Kembali'' sempena menyambut ulang tahun ke-65 bencana Palestin '' Nakba'', di mana kumpulan-kumpulan Zionis Israel dan penjajah melakukan pembunuhan beramai-ramai kejam terhadap rakyat Palestin, dan memaksa rakyat Palestin keluar dari tanah mereka.

Ismail Haniyeh, Perdana Menteri Palestin, berkata dalam ucapan beliau menyampaikan dalam persidangan itu bahawa pulangan Palestin untuk tanah mereka di Palestin bersejarah begitu hampir dan pembebasan Palestin begitu dekat juga, sebagai rakyat Palestin tidak akan melupakan haknya untuk tanahnya.

Mengulas mengenai sikap berdiam diri Arab dan antarabangsa ke atas pembunuhan beramai-ramai yang dilakukan oleh rejim Syria terhadap rakyat Palestin dan Syria di Syria, Haniyeh berkata bahawa bencana rakyat Palestin akan terus berterusan dalam kes pelarian Palestin tidak kembali ke tanah mereka di Palestin bersejarah.

Beliau menegaskan bahawa Nakba Palestin adalah satu malapetaka bagi negara Islam dan Arab secara keseluruhan kerana mereka hilang bandar Jerusalem dan masjid Aqsa suci.

Beliau menambah bahawa hak untuk kembali dan pembebasan Palestin tidak akan tercapai atau diperolehi melalui rundingan, tetapi melalui rintangan dan kesabaran yang tinggi.

Sumber : Kementerian Dalam Negeri
.........................................................................
Layari : www.amanpalestin.net

TT : Aman Palestin

Sorotan kisah duka hari Nakbah (malapetaka)

Diari sebuah keganasan : Sorotan kisah duka hari Nakbah (malapetaka)

Ghatheyya Mifleh al-Khawalda (80) berusia 15 tahun ketika beliau lari menyelamatkan diri ketika peristiwa Nakbah pada tahun 1948.

Ayah beliau keluar untuk solat subuh, namun tidak pulang- pulang setelah itu. Mereka menjumpainya syahid di tempat solatnya.

Mereka pernah punyai rumah besar yang mewah, kebun-kebun yang banyak, teman-teman yang ceria namun semua ini berubah sekelip mata apabila kedatangan tentera Zionis yang mengusir dan membunuh penduduk kampung dengan kejam.

Tiada jalan lain selain melarikan diri bagi kaum ibu dan kanak-kanak jika tidak ingin menjadi mangsa bunuh yang kejam oleh Zionis.

Kegerunan yang tidak tergambar ketika itu, sehinggakan sebahagian ahli keluarga/ anak yang tidak dijumpai terpaksa di tinggalkan demi menyelamatkan nyawa masing-masing. Tiada satu harta yang sempat diselamatkan, walaupun secebis makanan tidak dibawa bersama.

Mereka lari ke kawasan kampung terdekat namun tidak kekal lama, kerana akhirnya kawasan itu juga Zionis tiba dan melakukan pembunuhan dan pengusiran, hingga mereka terpaksa melarikan diri semula.

Jika ada antara mereka yang gugur syahid, tiada yang dibenarkan untuk berpatah balik menyempurnakan jasad-jasad ahli. Mereka perlu fokus untuk meneruskan hidup dan generasi ummat Islam di sana. Satu gambaran suasana yang cukup meruntun hati!

"Kami berjumlah ribuan, berlari, berjalan kaki- terpaksa tidur di Masjid- masjid, di jalan, di atas tanah dan lumpur!"

begitulah antara luahan pilu, mereka akan pulang dan menuntut hak dan tanah mereka.

Israel, Zionis perlu gentar dengan semangat mereka untuk pulang dan berjuang setelah mengumpul kekuatan.

___________________

Sumber: PCHR

TT : Aman Palestin Mesir.

Penjajah Zionis Musnahkan 18 Rumah orang Palestin di Nagev


[17/05/2013 - 03:41]

Nazareth, (PIC) - Jentolak pihak berkuasa Israel 'diiringi oleh pasukan polis yang besar dan unit khas merobohkan 18 rumah rakyat Palestin di kampung Atir di Negev, di selatan 1948-Palestin yang diduduki.

Arab MK Taleb Abu Arar berkata dalam ucapan kepada Quds Press bahawa hampir 500 anggota polis dari unit khas menyerbu kawasan itu untuk melindungi manakala jentolak merobohkan rumah-rumah yang dipunyai oleh keluarga Abu al-Ki'an.

Anggota polis yang dikenakan sekatan yang ketat ke atas rumah-rumah yang telah dirobohkan dan menghalang penduduk daripada memasuki atau menghampiri mereka.

Abu Arar memberi amaran kemerosotan keadaan dan tercetusnya pemberontakan di Negev kerana dasar anjakan diterima pakai oleh pihak berkuasa pendudukan Israel, menunjukkan bahawa disebabkan oleh perobohan itu kira-kira 40 orang, termasuk wanita dan kanak-kanak, telah tiada tempat tinggal .

Jentolak Israel juga telah memusnahkan kandang biri-biri dan dicabut kira-kira 600 pokok zaitun.

Bagi beliau, Sheikh Osama Uqbi rasmi Gerakan Islam di Negev menyifatkan operasi perobohan sebagai "jenayah terhadap kemanusiaan", dan menekankan kesabaran penduduk dan kepatuhan mereka terhadap tanah mereka.

Sumber : Info Palestina
......................................................................
Layari : www.amanpalestin.net

TT: Aman Palestin

tentera Zionis menutup jalan masuk ke bandar 'Anata

Media Jerusalem| 'Anata

Foto menunjukkan tentera Zionis menutup jalan masuk ke bandar 'Anata selepas pertempuran dengan penduduk setempat petang tadi.

'Anata ialah satu bandar dalam wilayah Palestin, terletak di kawasan tengah Tebing Barat. Ia terletak 4 kilometer di Utara Jerusalam. Seperti kebanyakan wilayah rakyat Palestin, 'Anata turut diduduki oleh tentera Zionis. Sejak 1967, lebih daripada 26000 rumah rakyat Palestin dirobohkan di bandar ini.

Gambar oleh: Muhammad Alyan

TT
Sumber: QNN

Tentera penceroboh Israel telah melakukan tahanan secara paksaan terhadap Naser Qus,

Tentera penceroboh Israel telah melakukan tahanan secara paksaan terhadap Naser Qus, seorang Pengurus Kelab Al quds hari ini.

__________________________

Sumber: Gaza Now
TT: Aman Palestin Mesir

Penjajah Yahudi Membakar Ladang Tanaman Palestin

14 Mei 2013 - Al-Khalil, (PIC) - Peneroka Yahudi membakar ladang dan tanaman Palestin di bandar Yatta, selatan Al-Khalil, pada pagi Isnin.

Sumber tempatan berkata bahawa beberapa peneroka Yahudi menyelinap masuk ke kawasan yang berdekatan dan membakar tanaman yang dimiliki oleh ahli keluarga Awad.

Mereka berkata bahawa sebilangan besar tentera Israel turut hadir pada masa serangan itu tetapi tidak campur tangan untuk menghentikannya.

Sementara itu, tentera Israel memberi notis kepada rakyat di Yatta dan Daheriya bahawa telaga air dan kawasan pertanian lain akan dibakar dengan alasan kawasan-kawasan itu di bawah kawalan penuh pihak berkuasa pendudukan Israel mengikut perjanjian Oslo.

............................................................................
Layari : www.amanpalestin.net

Seorang pelajar dari Universiti Birzeit Di culik tentera Zionis

[17/05/2013 - 08:33]

Nablus, (PIC) - Unit Perisikan Israel menculik pelajar di Universiti Birzeit Ibrahim Arouri dari luar universiti di Ramallah.

Salah satu daripada pemimpin-pemimpin blok Islam memberitahu PIC bahawa unsur-unsur Jentera Keselamatan Pencegahan diculik pelajar tahun pertama pada petang Khamis dan membawanya ke destinasi yang tidak diketahui.

Perkhidmatan keselamatan Pihak Berkuasa sengaja meningkat penculikan di Tebing Barat dalam usaha untuk menakut-nakutkan rakyat untuk menghalang mereka daripada terlibat dalam aktiviti-aktiviti pergerakan Hamas dan mempengaruhi kedudukan mereka dalam pilihan raya akan diadakan dalam masa terdekat.

__________________________________

TT: Aman Palestin

Israel Hancurkan 18 Rumah Warga Palestina Di Negev

By  on May 18, 2013

bul

PIHAK berwenang Israel menggunakan buldoser disertai sekumpulan polisi dalam jumlah besar dan unit khusus, Kamis pagi lalu membongkar 18 rumah warga Palestina di desa Atir di Negev, di selatan wilayah Palestina yang diduduki 1948.
Anggota parlemen Arab Taleb Abu Arar mengatakan dalam sambutannya kepada Quds Press bahwa hampir 500 polisi dari unit khusus menyerbu daerah itu dengan menggunakan buldoser sambil menghancurkan rumah milik keluarga Abu al-Ki’an.
Polisi memberlakukan blokade ketat terhadap rumah-rumah yang dihancurkan dan mencegah penduduk memasuki atau mendekati mereka.
Abu Arar memperingatkan tindakan itu bisa membuat terjadinya pemberontakan di Negev karena kebijakan pemindahan diadopsi oleh otoritas pendudukan Israel sembari menunjukkan bahwa akibat pembongkaran rumah sekitar 40 orang, termasuk perempuan dan anak-anak, harus menjadi tunawisma.
Buldoser Israel juga telah menghancurkan kandang domba warrga Palestina dan menumbangkan sekitar 600 pohon zaitun.
Sementara itu, Syaikh Usamah Uqbi dari Gerakan Islam di Negev menggambarkan operasi pembongkaran Israel sebagai tindakan kejahatan terhadap kemanusiaan.(fq/islampos/pic)

Israel mahu sahkan penempatan haram



Pemandangan kawasan penempatan haram Yahudi di Givat Asaf, berhampiran Ramallah, kelmarin. - Reuters
BAITULMAQDIS 17 Mei - Israel didakwa menggunakan undang-undang untuk 'menghalalkan' empat kawasan penempatan haram kecil Yahudi di Tebing Barat, beberapa hari sebelum Setiausaha Negara Amerika Syarikat memulakan usaha damai terbaharu.
Kumpulan pemantau Israel, Peace Now berkata, kerajaan kini cuba mencari jalan untuk mengesahkan empat kawasan penempatan haram kecil Yahudi iaitu Maaleh Rehavam, Haroeh, Givat Assaf dan Mitzpeh Lachish.
Dalam kes Haroeh, kumpulan pemantau itu berkata, Menteri Pertahanan Israel telah mengarahkan pegawainya melihat sama ada kawasan penempatan haram itu dibina di 'kawasan negara' bagi membolehkan ia disahkan pembinaannya daripada segi undang-undang.
''Kerajaan cuba mengelak menguatkuasakan undang-undang dengan mengesahkan pembinaannya daripada segi undang-undang berbanding mengusir mereka,'' kata jurucakap Peace Now, Hagit Ofran.
Lebih 500,000 penduduk Yahudi kini menetap di kawasan penempatan haram yang dianggap melanggar undang-undang oleh masyarakat antarabangsa.
Beberapa ribu orang pula tinggal di kawasan penempatan haram yang tidak dibenarkan oleh Israel dan rejim Zionis Israel itu berjanji akan merobohkannya.
Ofran berkata, tindakan kerajaan Israel itu disifatkan 'memberi tamparan' kepada John Kerry.
Katanya, Mahkamah Agung dijadual memutuskan perkara itu pada minggu depan.
Bagaimana pun, Kementerian Pertahanan Israel dan Pejabat Perdana Menteri Benjamin Netanyahu enggan mengulas. - AGENSI


Artikel Penuh: http://www.utusan.com.my/utusan/Luar_Negara/20130518/lu_02/Israel-mahu-sahkan-penempatan-haram#ixzz2TboSMVVr
© Utusan Melayu (M) Bhd 

Israel ceroboh lagi

Israel ceroboh lagiIsrael didakwa mahu menggagalkan misi menyambung semula rundingan damai.
TEBING BARAT - Kerajaan Palestin mendedahkan  kawasan pinggir Tebing Barat sekali lagi bakal dicerobohi selepas rejim Israel meluluskan empat pelan penempatan haram baru, kelmarin.

Menurut pegawai, pengumuman itu dibuat sehari sebelum Setiausaha Amerika Syarikat (AS), John Kerry dijadual mengadakan perbincangan damai dengan pemimpin Palestin dan Israel.

Sebelum itu, Israel didakwa mencampuradukkan dasarnya sejurus mengetahui Kerry sedang berusaha menghidupkan semula rundingan damai Palestin yang terhenti pada 2010.

"Rundingan damai dihentikan susulan penduduk Palestin tidak berpuas hati dengan pencerobohan Israel," katanya kepada Al-Jazeera.
Jurucakap Presiden Palestin, Nabil Abu Rdainah mengutuk keras tindakan rejim yang dianggap sebagai penceroboh serta pencuri tanah milik penduduk Islam.

"Israel sebenarnya telah mewujudkan satu halangan dengan mensabotaj usaha AS agar rundingan damai tidak disambung semula.
"Pendirian kami (Palestin) adalah jelas iaitu segala penempatan haram dan pencerobohan wajib dimusnahkan," katanya.

Thursday, 16 May 2013

ICC siasat serangan Gaza Freedom Flotilla

ICC siasat serangan Gaza Freedom FlotillaKapal Mavi Marmara yang diserang tentera Zionis pada penghujung Mei 2010.
THE HAGUE - Mahkamah Jenayah Antarabangsa (ICC) melakukan siasatan awal membabitkan serangan rejim Israel terhadap kumpulan bantuan Gaza Freedom Flotilla pada 2010 sebagai jenayah perang dan kemanusiaan.

"Siasatan awal adalah bagi memastikan pertuduhan bersesuaian kepada tentera Israel," kata pendakwa ICC, Fatou Bensouda dalam laporan Reuters, kelmarin.

Menurut Bensouda, pihaknya mengadakan pertemuan dengan barisan peguam Turki yang mewakili Kesatuan Comoros ke mahkamah di The Hague, Belanda.

Sebelum itu, kapal Mavi Marmara didaftarkan dalam negara kepulauan Perairan India yang juga adalah ahli ICC.

Pada Mei 2010, pasukan komando Israel bertindak menyerang kumpulan bantuan kemanusiaan pertama ke Gaza, Freedom Flotilla di perairan antarabangsa dalam Laut Mediterranean dan membunuh sembilan warga Turki, termasuk remaja dalam kapal itu.

Serangan itu turut mencederakan kira-kira 50 sukarelawan serta petugas media yang menaiki enam kapal konvoi.

Peguam turut menyatakan, tindakan tentera Israel merupakan kekejaman berbentukan rancangan atau dasar keganasan bagi menghalang kumpulan membawa bantuan kemanusiaan memasuki kawasan kepungan di Gaza.

Sejak Jun 2007, keseluruhan perairan sempadan Gaza dikepung menyebabkan penduduk Palestin menderita akibat pengangguran, kemiskinan, kekurangan sumber makanan dan perubatan.

Bagaimanapun, selepas serangan terhadap kumpulan Gaza Freedom Flotilla, sedikit demi sedikit sekatan tanah Gaza oleh rejim dikurangkan bagi memberi laluan kemasukan barangan keperluan penduduk Islam Palestin.

Muzium mercu tanda Palestin


Mercu tanda Palestin
Kisah hidup pelarian Palestin di kem Jaramana di Syria pada 1948 antara yang dipaparkan di muzium itu.
Mercu tanda Palestin
Muzium ini juga mempamerkan kekejaman Israel sehingga tercetusnya Hari Nakba yang menyaksikan ratusan ribu penduduk Palestin diusir dari kampung halaman mereka.
Mercu tanda Palestin
Batu asas muzium di Ramallah yang bakal menjadi mercu tanda Palestin turut ditunjukkan kepada umum buat kali pertama semasa majlis perasmian.
Mercu tanda Palestin
Projek pembinaan peringkat pertama dijangka siap dalam tempoh dua tahun.
Bulan lalu menjadi detik penting kepada penduduk Palestin berikutan projek pembinaan muzium terbesar di Tebing Barat yang akan memaparkan sejarah mereka mula dibina.

Laporan AFP menyatakan muzium itu akan menjadi batu loncatan kepada tuntutan mereka untuk menubuhkan negara dengan membina pusat simpanan maklumat kisah sejarah Palestin sekitar dua abad lalu.

Menurut Jack Persekian selaku pengarah muzium itu, beliau berharap projek tersebut akan memberi peluang kepada penduduk Palestin untuk berkongsi cerita mengenai kisah hidup mereka.

Projek keseluruhannya dibiayai secara persendirian dan turut mendapat sokongan daripada kerajaan serta dianggap sebagai projek terbesar melibatkan pelbagai sudut.

Difahamkan, ia diselia oleh Persatuan Kebajikan, sebuah kumpulan pembangunan dan bantuan Palestin disokong oleh dermawan yang mempunyai hubungan rapat dengan Pihak Berkuasa Palestin (PA).

Bagaimanapun, pembinaan muzium itu telah menarik perhatian banyak pihak kerana mereka khuatir berlaku percanggahan fakta dalam bahan pameran berhubung kisah sebenar konflik Israel-Palestin.

Ini kerana pencerobohan Israel pada 1948 telah menjadi titik tolak kepada berlakunya Hari Nakba (bencana) yang menyaksikan ratusan ribu penduduk Palestin diusir dari kampung halaman mereka.

Rejim Zionis pula menganggap insiden itu kononnya sebagai detik bersejarah penubuhan negara tersebut.

Pada masa ini, Israel mempunyai puluhan muzium manakala Palestin hanya mempunyai kira-kira 30 muzium di Tebing Barat, Genting Gaza dan Baitulmaqdis Timur.

Projek pembinaan peringkat pertama meliputi kawasan 3,000 meter (m) persegi yang menelan kos AS$15 juta (RM46 juta) dijadualkan siap dalam tempoh dua tahun.

Struktur bangunan yang direka oleh firma seni bina berpusat di Dublin, Heneghan Peng itu diinspirasikan daripada binaan tempatan (teres melata) di Birzeit, Palestin terletak 14 kilometer di utara Ramallah.

Teres itu digelar sanasil dalam bahasa Arab yang dibina menggunakan tembok batu seperti biasa didirikan masyarakat tempatan.

Selain itu, muzium tersebut juga akan dikelilingi landskap hijau seperti pokok bunga dan tumbuhan herba yang berasal dari Timur Tengah.

Projek pembinaan peringkat kedua melibatkan pusat pameran, auditorium dan perpustakaan di kawasan seluas 9,000 m persegi pula dijangka siap secara keseluruhannya dalam tempoh 10 tahun.

Majlis peletakan batu asas muzium itu berhampiran Universiti Birzeit dengan berlatarbelakangkan pemandangan pokok zaitun dan bukit bukau turut diraikan oleh pegawai kerajaan.

Selain kisah sejarah, muzium tersebut akan turut memaparkan cerita penduduk Palestin yang menetap di luar negara dan keadaan kehidupan penduduk di Genting Gaza, Tebing Barat dan Baitulmaqdis Timur di bawah kekuasaan Jordan dan Israel.

Penganjur berharap muzium itu akan membawa kepada perkongsian di wilayah lain, di mana penduduk Palestin tinggal.

Terdapat beberapa kem pelarian di Jordan, Lubnan dan Syria menempatkan penduduk negara itu termasuk masyarakat Palestin di Barat, terutamanya di Chile.

Walaupun projek tersebut sebagai satu inisiatif swasta, ia dianggap sesuai dengan cita-cita Palestin yang berhasrat untuk membentuk sebuah negara. Pengarah Akademi Seni Antarabangsa Palestin, Khaled Hourani berkata, muzium adalah seperti lapangan terbang atau hospital. Ia adalah sebahagian struktur penting dalam sesebuah negara. 

Sejak beberapa tahun lalu, Palestin telah membina beberapa muzium dan salah sebuah yang masih dalam pembinaan adalah sempena untuk memperingati perjuangan bekas Presiden Yasser Arafat.

Di Gaza, dua muzium mempamerkan artifak di wilayah itu dipercayai berusia ribuan tahun yang menjadi pertemuan sejarah antara Asia dan Afrika.

Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsha, Muslim Palestina Bangkit Melawan, Allahu Akbar!


AL-QUDS – Puluhan pemukim zionis Yahudi yang diketahui sebagai anggota dan pengikut sayap kanan Israel berupaya mencoba menyerbu Masjid Al-Aqsa, Rabu (15/5/2013). Hal tersebut kemudian mendapat Perlawanan disertai teriakan takbir dari kaum muslimin Palestina yang berada didalam masjid, sehingga bentrokan sempat menyelimuti Al-Aqsha. Allahu Akbar!

Puluhan pengikut sayap kanan Israel itu menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa melalui gerbang Maroko dan bentrokan pecah di gerbang Bab al-Hutta, ketika pasukan Israel mengawal para anggota sayap kanan Israel itu ke area masjid.

Sumber menyebutkan, ketegangan sempat menyelimuti Al-Aqsha. Terdengar teriakan takbir dari kalangan muslimin yang sedang melakukan ibadah di dalam masjid.

Saksi mengatakan kepada kantor berita Ma’an News, bahwa 17 orang Israel mencoba memasuki areal masjid Al-Aqsa, sebelum warga Palestina menghalangi mereka. Sekelompok anggota sayap kanan Israel dan warga Palestina mulai saling mendorong.

“Pasukan Israel melakukan intervensi untuk melindungi para anggota sayap kanan Israel itu,” kata seorang saksi mata.

Sebuah organisasi zionis yahudi yang menamakan diri Temple Mount meluncurkan undangan via Facebook. Mereka mendorong warga Israel memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa untuk memperingati hari libur yahudi, Shavuot.

Sumber : diolah dari sindo,infopalestina

(KabarDuniaIslam/al-mustaqbal.org)

ICC siasat komando Israel serang flotila

THE HAGUE 15 Mei - Mahkamah Jenayah Antarabangsa (ICC), semalam membuka kertas siasatan terhadap kes serbuan komando Israel ke atas flotila antarabangsa ke Gaza pada 2010 yang mengakibatkan sembilan aktivis Turki maut.
Pendakwa Raya ICC, Fatou Bensouda dalam kenyataannya berkata, siasatan itu dijalankan untuk meneliti sama ada tindakan rejim Zionis Israel itu telah melakukan jenayah perang atau jenayah kemanusiaan.
"ICC akan melaksanakan siasatan awal ke atas kes berkenaan bagi menentukan kriteria kes itu sebelum siasatan penuh dilakukan," jelasnya.
Sembilan aktivis Turki maut dalam insiden itu, selepas komando Israel menyerbu enam buah kapal yang menyertai flotila keamanan ke Gaza pada 31 Mei 2010.
Bensouda berkata, beliau turut mengadakan pertemuan dengan barisan peguam di Turki yang akan membantu ICC dalam kes tersebut.
"Selepas melakukan analisis secara teliti berdasarkan maklumat yang diperolehi, saya akan mengumumkan tentang proses kes ini kepada umum," katanya.
Barisan peguam yang menyerahkan kes setebal 17 muka surat itu berkata, serangan ke atas flotila itu telah memberi kesan yang serius kepada masyarakat antarabangsa dan ICC merupakan sebuah institusi yang sesuai untuk menegakkan keadilan.
Jelas mereka, tindakan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) itu secara jelas menunjukkan dasar rejim Zionis Israel sanggup menggunakan kekerasan bagi menghalang misi kemanusiaan ke Gaza.
"Serangan IDF ke atas flotila dilihat sebagai jenayah perang dan jenayah kemanusiaan," kata mereka. - AFP


Artikel Penuh: http://www.utusan.com.my/utusan/Luar_Negara/20130516/lu_02/ICC-siasat-komando-Israel-serang-flotila#ixzz2TOzj2B8z
© Utusan Melayu (M) Bhd 

Wednesday, 15 May 2013

Peristiwa Nakba dikenang oleh warga Palestin pada setiap 15 Mei iaitu tarikh pembentukan negara haram Israel

SEORANG kanak-kanak Palestin menunjukkan kunci kadbod pada perhimpunan sempena peristiwa 'Nakba' di Lebanon, kelmarin. Peristiwa Nakba dikenang oleh warga Palestin pada setiap 15 Mei iaitu tarikh pembentukan negara haram Israel. Sekurang-kurangnya 700,000 rakyat Palestin dihalau dari tanah air mereka 65 tahun lalu. FOTO EPA

Memperingati Hari Nakbah | 15 Mei 1948




65 tahun yang lalu lebih daripada 700,000 rakyat Palestin kehilangan tempat tinggal dan harta benda, ladang pertanian dan perniagaan mereka.

Pengganas Israel telah menghalau rakyat Palestin keluar dari tempat tinggal mereka dan pendatang-pendatang Yahudi diarak masuk terus ke rumah-rumah milik rakyat Palestin.

65 tahun telah berlalu, sehingga ke saat ini rakyat Palestin tidak pernah berputus asa dalam perjuangan mempertahankan tanah suci milik umat Islam.

Ayuh rakyat Malaysia sama-sama memperkasa Ummah dan membebaskan Al-Aqsa.

Sesungguhnya kemenangan semakin hampir. Kita pasti akan bersujud di dalam Masjidil Aqsa secara mulia kelak!


~LCNK~
 

Pelampau Yahudi lakukan vandalisme




RAMALLAH 14 Mei - Sekumpulan lelaki dipercayai pelampau Yahudi, bertindak memusnahkan kubur-kubur dan harta benda milik penduduk Palestin di sebuah perkampungan di Tebing Barat, semalam.

Pegawai Palestin yang bertanggungjawab ke atas kawasan utara Tebing Barat, Ghassan Daghlas memberitahu AFP, kumpulan lelaki itu memasuki perkampungan al-Sawiya di selatan Nablus awal pagi semalam.

"Pendatang haram Yahudi itu datang ke al-Sawiya dan memancitkan tayar tiga buah jentolak serta menulis perkataan 'membalas dendam' dalam tulisan Hebrew di batu nisan kubur-kubur penduduk Palestin," kata Ghassan.

Perkampungan itu terletak di antara penempatan haram Yahudi di Rahelim dan Eli.

Jurucakap polis Israel, Luba Samri dalam satu kenyataan berkata, grafiti itu termasuklah perkataan 'Eviatar' dan simbol 'tanda harga'.

Eviatar Borovsky ialah seorang lelaki Israel yang tinggal di penempatan haram Yitzhar yang ditikam sehingga mati oleh seorang penduduk Palestin pada 30 April lalu, manakala simbol tanda harga itu pula sebagai tanda benci penduduk Israel terhadap rakyat Palestin.

Ekoran pembunuhan Borovsky, penduduk penempatan haram Yahudi bertindak membalas dendam dengan membaling kereta milik penduduk Palestin di utara Tebing Barat, termasuk bas sekolah yang membawa kanak-kanak.

Sejak beberapa hari lalu, kumpulan pelampau Israel itu turut memecahkan tingkap masjid serta membakar ladang milik penduduk Palestin termasuk di kampung al-Tiwana, Hebron. - AGENSI



Artikel Penuh: http://www.utusan.com.my/utusan/Luar_Negara/20130515/lu_06/Pelampau-Yahudi-lakukan-vandalisme#ixzz2TJuacIIb
© Utusan Melayu (M) Bhd

Tuesday, 14 May 2013

Pertempuran berlaku di Tebing Barat

Pertempuran berlaku di Tebing BaratPenduduk Palestin bertempur dengan polis Israel di bandar Beit Sahur, Bethlehem.
TEBING BARAT - Berpuluh penduduk Palestin bertempur dengan polis Israel berikutan keputusan kerajaan itu membenarkan pembinaan penempatan di Tebing Barat.

Pertempuran tercetus di bandar Beit Sahur, timur Bethlehem kian memuncak apabila rejim Zionis melepaskan bom dan gas pemedih mata bagi menyuraikan pertempuran itu.

Menteri Luar Riyad al-Maliki diminta campur tangan serta-merta kerana kejadian itu didakwa boleh menggagalkan rundingan damai dengan Israel dalam usaha mencapai keamanan di Timur Tengah.

“Bagi kami, menghentikan pembinaan penempatan adalah penting sehingga rundingan damai mencapai resolusi,” katanya.

Menurutnya, rundingan ini penting bagi penduduk Palestin dan ia juga sebagai sebahagian daripada keperluan masyarakat antarabangsa.

PBB sebelum ini menganggap, penempatan tersebut sebagai kawasan haram untuk penduduk Israel seperti mana tertakluk dalam Konvensyen Geneva pada 1967.

Maka itu, Israel bersetuju untuk membekukan pembinaan penempatan di bawah Pelan Keamanan pada tahun 2002 namun, negara itu gagal mematuhi komitmen perjanjian hingga mendapat kecaman antarabangsa.

Difahamkan lebih setengah juta penduduk Israel berdegil apabila terus membina lebih 120 penempatan haram sejak Israel mendakwa wilayah Palestin di Tebing Barat dan Timur al-Quds adalah miliknya, laporan dipetik daripada Press TV.

SEBUAH PESAWAT JUANG ISRAEL HANCUR DI GAZA.



Pihak ketenteraan Israel kembali kehilangan senjata perangnya, setelah pesawat tak berawak(drone) jenis Scarlik milik mereka hancur di kawasan Gaza. Laman web Israel iaitu Weila, melaporkan bahawa pasukan Israel kehilangan pesawat tersebut pada hari Sabtu (11/5), tanpa menyatakan sebab hancurnya pesawat itu di perbatasan Gaza.
Komandan militer Israel kawasan Selatan langsung mengumumkan kondisi darurat atas alasan khuatir pesawat tersebut jatuh ke tangan musuh.

”Pesawat tersebut jatuh setelah sekitar 10 minit terbang di udara,” kata Laman Weila seperti dipetik Info palestina.com. ”Militer Israel masih mencari informasi mengenai penyebab hancurnya pesawat tersebut.”

Pasukan dikerahkan ke kawasan perbatasan mencari puing-puing pesawat. Disebutkan bahawa pesawat mengalami kerosakan teruk akibat terhempas.

Sumber militer Israel mengatakan mereka khawatir jika teknologi pesawat canggih tersebut mungkin dimanfaatkan oleh Hamas.

[/ip/sm/ipos/weila/sha]

Pertempuran berlaku di Tebing Barat




14 Mei 2013
Pertempuran berlaku di Tebing Barat
Penduduk Palestin bertempur dengan polis Israel di bandar Beit Sahur, Bethlehem.
TEBING BARAT - Berpuluh penduduk Palestin bertempur dengan polis Israel berikutan keputusan kerajaan itu membenarkan pembinaan penempatan di Tebing Barat.

Pertempuran tercetus di bandar Beit Sahur, timur Bethlehem kian memuncak apabila rejim Zionis melepaskan bom dan gas pemedih mata bagi menyuraikan pertempuran itu.

Menteri Luar Riyad al-Maliki diminta campur tangan serta-merta kerana kejadian itu didakwa boleh menggagalkan rundingan damai dengan Israel dalam usaha mencapai keamanan di Timur Tengah.

“Bagi kami, menghentikan pembinaan penempatan adalah penting sehingga rundingan damai mencapai resolusi,” katanya.

Menurutnya, rundingan ini penting bagi penduduk Palestin dan ia juga sebagai sebahagian daripada keperluan masyarakat antarabangsa.

PBB sebelum ini menganggap, penempatan tersebut sebagai kawasan haram untuk penduduk Israel seperti mana tertakluk dalam Konvensyen Geneva pada 1967.

Maka itu, Israel bersetuju untuk membekukan pembinaan penempatan di bawah Pelan Keamanan pada tahun 2002 namun, negara itu gagal mematuhi komitmen perjanjian hingga mendapat kecaman antarabangsa.

Difahamkan lebih setengah juta penduduk Israel berdegil apabila terus membina lebih 120 penempatan haram sejak Israel mendakwa wilayah Palestin di Tebing Barat dan Timur al-Quds adalah miliknya, laporan dipetik daripada Press TV.

Isreal gempur penduduk Palestin



Tebing Barat: Pasukan keselamatan Israel menggempur berpuluh-puluh penduduk Palestin selepas rejim Zionis membenarkan pembinaan petempatan haram di Tebing Barat.

Pertempuran berlaku di antara sejumlah belia Palestin dan tentera Israel di bandar Beit Sahour, timur Baitullaham semalam.


Saksi berkata, tentera rejim Zionis itu melepaskan tembakan grenad pegun ke arah penunjuk perasaan untuk menyuraikan mereka. Sementara itu, Menteri Luar Pihak Berkuasa Palestin, Riyad al-Maliki menggesa pembinaan petempatan haram itu dibekukan serta-merta.

Kata Riyad, insiden itu melemahkan usaha untuk menghidupkan semula proses rundingan damai.


“Bagi kami, menghentikan pembinaan adalah penting dan menjadi asas untuk meneruskan rundingan damai.


“Tanpanya, ia akan sukar - jika pun tidak sehingga mustahil - untuk mencari wakil Palestin yang berminat berunding dengan Israel,” katanya. Riyad berkata, tuntutan itu bukan syarat ditetapkan Palestin, sebaliknya dikehendaki komuniti antarabangsa. Pertubuhan Bangsa-Bangsa Bersatu (PBB) dan kebanyakan negara menganggap petempatan Israel itu adalah haram kerana dibina di kawasan yang dirampas negara Yahudi itu dalam perang pada 1967. Ia tertakluk kepada Konvensyen Geneva yang melarang sebarang pembinaan dijalankan di tanah yang dijajah. - AFP

Monday, 13 May 2013

Bantuan Perubatan Saudi Tiba Di Gaza


[12/05/2013 - 02:56]

Gaza - Gelombang baru bantuan perubatan Saudi tiba di Gaza melalui sempadan Rafah, bantuan ini dibawa dengan pesawat kargo milik Saudi.

Sumber di sempadan Rafah menyatakan, dua kenderaan besar mengandungi 10 tan bantuan perubatan diberikan kerajaan Saudi Arabia untuk rakyat Palestin, bantuan ini gelombang ke 11 dari bantuan Saudi.

Bantuan disalurkan melalui kerjasama dengan Bulan Sabit Merah Mesir di Sinai dan Palestin di Gaza.

Penerbangan udara antara Saudi dan lapangan terbang Arish baru diaktifkan untuk mengangkut bantuan perubatan Saudi bagi rakyat Gaza sejak Isnin minggu lalu. Penerbangan dijadualkan berlangsung selama 14 hari untuk mengangkut bantuan sebanyak 140 tan mengandungi ubat-ubatan dan peralatan perubatan bernilai 3 juta USD. (qm)

Sumber : Info Palestina

Aman Palestin

Pesawat Tempur Zionis Meletup di Tel Rabi

[12/05/2013 - 09:20]


Tel Rabi - Sejumlah sumber di media Zionis melaporkan peristiwa meledaknya sebuah pesawat milik angkatan udara Zionis yang kemudian jatuh di atas laut tengah Mediterranea.

Sebagaimana ditulis di surat khabar, Yedeot Aharonot yang menyebutkan sebuah pesawat pejuang yang sedang menjalankan tugasnya menjaga keamanan, tiba-tiba jatuh. Dikatakan ada tidak berfungsi pada salah satu komponannya. Hingga kini korban dan serpihan masih berada di perairan laut tengah, pintu gerbang masuk Tel Rabi. (asy)

Sumber : info Palestina

Pejuang Palestin bentuk unit pertempuran



WARTAWAN SINAR HARIAN
13 Mei 2013
Pejuang Palestin bentuk unit pertempuran
Tentera Israel melakukan persediaan menghadapi serangan pejuang Palestin di Golan Heights
BEIRUT -  Sebuah kumpulan pejuang Palestin berpangkalan di Syria dilapor sedang membentuk unit pertempuran untuk merampas semula kawasan yang dijajah Israel, terutamanya di Golan Heights.
Unit tersebut ditubuhkan selepas kumpulan tersebut mendapat sokongan Presiden Syria Bashar al-Assad dan Hezbollah.

Jurucakap Barisan Popular untuk Pembebasan Palestin-Pemerintah Umum (PFLP-GC) berkata, mereka sedang bersiap sedia melancarkan operasi baru ke atas rejim Zionis selepas hampir 40 tahun tidak melakukan sebarang operasi di kawasan sempadan Syria-Israel.

“Pemimpin tertinggi PFLP-GC berikrar akan membentuk briged untuk menakluki semula kawasan jajahan yang diduduki Israel terutama di wilayah, Golan. Pemimpin Syria dan Hezbollah juga berjanji untuk bekerjasama sebagai sukarelawan tentera dalam pertempuran ini,” katanya dipetik  Reuters

Kumpulan PFLP-GC yang dilabelkan sebagai pengganas oleh Amerika Syarikat dan beberapa negara Barat lain, merupakan kumpulan pejuang paling aktif pada 1970-an dan 1980-an.

Sehingga kini, kumpulan tersebut masih mempunyai pengaruh besar di Syria dan Lebanon.

Sementara itu, sumber perisikan berkata, Israel kini sedang meningkatkan sasaran terhadap kumpulan Tentera Pembebasan Syria (FSA) dan kumpulan Hizbullah di Lubnan.